Diresmikan, Asosiasi Alumni JSPS Jepang

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Untuk memperkuat jejaring riset internasional dan juga mendorong pertukaran promosi sains, penelitian, dan budaya antara Jepang dan Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah menginisiasi pembentukan Japan Society for Promotion of Science (JSPS) Alumni Association of Indonesia (JAAI) yang dideklarasikan pada 17 November 2016 silam.  Pada Kamis (9/3) lalu di Jakarta, pembentukan JAAI ini pun diresmikan.
 
Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain mengungkapkan bahwa peresmian pembentukan JAAI menjadi modal utama dalam membangun kolaborasi riset dan jaringan antara alumni JSPS melalui pertemuan ilmiah, yang menghasilkan suatu ide dan solusi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi kedua negara. “Diharapkan melalui pembentukan JAAI ini dapat memperluas kolaborasi riset kedua negara dan membuka kesempatan pertukaran peneliti,” kata Iskandar.
 
Senada disampaikan Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dikatakannya, pembentukan alumni JAAI ini bukanlah pertemuan formalitas rutin saja, tetapi adalah jembatan untuk membawa dampak positif untuk kesejahteraan bersama. “Membangun jaringan adalah salah satu hal penting untuk membangun Indonesia. Melalui JAAI, diharapkan bisa membangun model bagaimana jaringan alumni bisa sukses mengolaborasi proyek riset,” terangnya.
 
Sementara itu, Takaaki Iwasa, Executive Director of JSPS menambahkan, jumlah anggota JAAI saat ini sekitar 294 orang yang terdiri dari peneliti yang pernah belajar dan melakukan riset bersama di Jepang. “JSPS sudah menandatangani perjanjian terkait pertukaran ilmiah dengan LIPI dan Kemenristekdikti. Diharapkan dengan perjanjian ini bisa membuka kesempatan lebih luas untuk kolaborasi riset di kedua negara,” pungkasnya. (lyr/ed: pwd)

 

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain
Diakses : 394