Integritas dan Kolaborasi untuk Kemajuan Iptek di Indonesia

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terus berupaya memperkuat fungsi dan kinerja dalam komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat luas. LIPI pun mendorong seluruh SDM Iptek LIPI dapat terus meningkatkan kapasitas sesuai kompetensi agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam pengembangan iptek di Indonesia.

“Saya dorong sivitas LIPI untuk memanfaatkan semua kesempatan yang ada, memperkaya informasi, mencari unit dan kelompok penelitian yang sesuai kompetensi, juga untuk melakukan kolaborasi baik internal maupun eksternal.” ujar Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, Jabatan Administrator dan Jabatan Fungsional yang diselenggarakan secara daring pada Senin (14/9).

Handoko pun menekankan pentingnya integritas dan kolaborasi dalam menjalankan tugas. “Hal paling penting kita harus saling menjaga integritas, jadi saya harap kerja sama semuanya,” tegasnya. Menurutnya, peran pimpinan di LIPI harus proaktif, berinisiatif dan kreatif sebagai lini terdepan di tengah tingginya dinamika dan kompetensi. “Pimpinan di semua level harus proaktif mencari tahu, pandai mencari solusi, mempu bergerak cepat serta patuh pada otoritas dan hirarki tanpa harus menjadi apatis,” tutur Handoko.

LIPI melantik Ocky Karna Radjasa, dosen tetap di Universitas Diponegoro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kementerian Riset dan Teknologi, sebagai Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian. “Ini membuktikan bahwa LIPI semakin terbuka dengan kemampuan-kemampuan dari luar instansi demi kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia,” jelas Handoko.

Dalam kesempatan terpisah, Ocky menyampaikan komitmennya agar Kedeputian Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) dapat memberikan sumbangsih dan kontribusi yang besar bagi negara. “Kedeputian IPK itu adalah salah satu kedeputian tertua yang menjadi pionir pembentukan LIPI. Saya ingin mendorong riset lebih hidup lebih kuat sehingga nanti kontribusi dan keluaran hasilnya dapat memberikan dampak besar bagi negara,” terang Ocky.

Berdasarkan data Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (BOSDM) LIPI, terdapat 25 ASN LIPI yang dilantik pada hari ini, terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Madya yaitu Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Jabatan Administrator yaitu Kepala Balai Informasi dan Konservasi Kebumian LIPI, pengaktifan kembali Jabatan Fungsional Peneliti untuk empat peneliti LIPI yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Penelitian, 2 Jabatan Fungsional Perekayasa, 5 Jabatan Fungsional Pustakawan, dan 12 Jabatan Fungsional Teknisi Litkayasa. (iz/ ed:drs)

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 696