KBRI New Delhi Jajaki Kerjasama Penelitian Pengolahan Minyak Kelapa Sawit dengan LIPI

 
 

Jakarta, Humas LIPI. India merupakan pengimpor minyak kelapa sawit terbesar di dunia atau 16% dari total impor minyak sawit dunia. Dalam 10 tahun terakhir, kebutuhan domestik minyak sawit di India meningkat 145%. Ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) ke India mencapai 8,8 juta ton pada tahun 2018. “Pola pertumbuhan kebutuhan minyak sawit di India merupakan peluang bagi Indonesia dan perlu didukung dari segi riset yang kuat,” ujar Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Republik Indonesia New Delhi, Bayunto Samba di Jakarta pada Kamis (2/5).


Dirinya menjelaskan, salah satu hasil pengolahan kelapa sawit di India adalah kosmetik dan polymer. “Jumlah bahan dasar dan produksi berupa minyak sawit masih terbatas dan sedikit. Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh Indonesia,” ujar Bayunto.

Sekretaris Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nur Tri Aries mengungkapkan perlunya pembahasan lebih lanjut potensi kerja sama riset  antara India dan Indonesia. “Diharapkan kerjasama dapat terjalin antara KBRI New Delhi dengan LIPI terkait pemanfaatan kelapa sawit yang dapat diinformasikan secara luas kepada para pemangku kepentingan di India,” ujar Nur.

LIPI sendiri telah melakukan sejumlah riset terkait kelapa sawit. “Riset kelapa sawit yang telah dilakukan LIPI diantaranya mengubah minyak kelapa sawit menjadi biodiesel, mengkaji dampak lingkungan hidup kelapa sawit hingga melakukan pemanfaatan batang kelapa sawit menjadi bioethanol,” jelas peneliti Pusat Penelitian Kimia LIPI, Dieni Mansur,

“KBRI akan mencoba menghubungkan LIPI dengan lembaga di India terkait dengan penelitian minyak kelapa sawit untuk mendorong citra positif Indonesia di mata negara-negara asing,” tutup Bayunto. (hrn/ed: fza)
 


Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Dieni Mansur
Diakses : 222