Kembangkan Energi Terbarukan, PLN Jalin Kerja Sama Penelitian Baterai dengan LIPI

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Teknologi baterai merupakan bagian dari energi terbarukan yang penting untuk dikuasai. Diyakini di masa mendatang, baterai tidak hanya untuk alat komunikasi saja, tetapi juga untuk kebutuhan peralatan rumah tangga, alat transportasi, peralatan medis, manufaktur di industri hingga peralatan militer. Untuk mengembangkan energi terbarukan, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sepakat melakukan kerja sama penelitian dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Kamis (28/11) di Jakarta.

Plt. Direktur Utama PT PLN, Sripeni Intan Cahyani menjelaskan, momentum positif untuk kerjasama tidak boleh ditunda terlalu lama. “Kami targetkan  perjanjian kerjasama teknis di bidang baterai bisa disepakati selambatnya akhir Desember ini supaya Indonesia bisa segera berlari untuk memenuhi kebutuhan baterei di era industri 4.0,” jelasnya.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono menjelaskan, Indonesia memiliki sumber daya alam mineral yang sangat melimpah sebagai sumber bahan baku untuk produksi baterai. “LIPI memiliki teknologi untuk menghasilkan baterei yang murni menggunakan sumberdaya alam lokal. PR selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan performa baterai, agar lebih bagus dan mampu memenuhi kebutuhan industri 4.0 di masa mendatang,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, LIPI yang ditunjuk  sebagai ketua tim Prioritas Riset Nasionaldi bidang teknologi kendaraan listrik mendorong semua pihak untuk bergabung bersama-sama mengembangkan berbagai platform untuk teknologi kendaraan listrik yang sedang dikembangkan. “LIPI sudah mencanangkan bahwa infrastruktur riset milik LIPI adalah terbuka untuk umum. Diharapkan seluruh pelaku riset dapat berkumpul di LIPI untuk menyelesaikan berbagai persoalan di bidang riset dan inovasi. Termasuk dalam hal riset baterei bersama dengan PT PLN,” tutup Agus. (hmw/ed; fz)
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Eng. Agus Haryono
Diakses : 132