LIPI Bantu Masyarakat Pandeglang Tingkatkan Nilai Ekonomi Produk Lokal

 
 
Banten, Humas LIPI. Desa Kramatjaya di kecamatan Cimanggu merupakan salah satu sentra perikanan air tawar di kabupaten Pandeglang, Banten lewat produksi ikan Lele. “Tiap bulan kita mampu panen satu kuintal per kolam. Namun masih terkendala pada pemasaran karena hanya dijual dalam bentuk ikan segar,” ujar tokoh masyarakat Kramatjaya, Haji Ali pada Senin (3/9) lalu. Menurutnya, ikan segar hanya berusia pendek dan keuntungan yang didapatkan petani tidak banyak.

Menurut Kepala Pusat Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Agus Fanar Syukri, keuntungan bisa didapatkan dengan menambah nilai produk. “Lele bisa diolah menjadi makanan siap saji, jadi tidak hanya dijual mentah,” jelasnya.

Agus Fanar melanjutkan, LIPI mempunyai misi memberikan solusi pemecahan masalah melalui kegiatan penelitian yang dapat dipraktekkan langsung oleh masyarakat, yang salah satunya melalui kegiatan diseminasi kemampuan LIPI yang dilakukan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan diseminasi di Kramatjaya, LIPI memberikan pelatihan pengolahan ikan Lele menjadi nuget oleh Antonius Sukarwanto dari Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI serta pembekalan  budidaya ikan Lele oleh peneliti Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Bambang Teguh Sudiyono. Selain itu, LIPI juga memberikan bantuan 50 ribu bibit ikan Lele dan pakan ikan untuk peternak ikan Lele setempat.

Anggota komisi VII DPR RI, Abdul Salim, menyatakan bahwa LIPI  lewat tenaga-tenaga penelitinya  telah banyak membantu kerja DPR RI dengan menyumbangkan  kepakarannya ke masyarakat. “Saya harapkan LIPI dapat membantu masyarakat Kramatjaya untuk meningkatkan potensi daerah dalam meningkatkan kesejahteraannya,” harapnya. (ksk/ed: fza, dig)
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Agus Fanar Syukri Ph.D.