LIPI Dorong Pengembangan Kebun Raya Baturraden

 
 
Banyumas, Humas LIPI. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) beserta jajaran pimpinan di bawahnya mengunjungi Kebun Raya Baturraden, Jawa Tengah pada Minggu (8/7). Dalam kunjungan ini, Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mendorong agar Kebun Raya Baturraden terus dikembangkan ke depannya.
 
Handoko menyebut pengembangan ini tidak terlepas dari fungsi kebun raya, yakni sebagai tempat ekowisata, edukasi, konservasi, dan ditambahkan dengan pengembangan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. “LIPI sebagai pembina kebun raya akan terus mendorong agar pengelolaan kebun raya daerah lebih baik lagi,” katanya kepada rekan media di sela-sela kunjungan dan penanaman pohon di Kebun Raya Baturraden.

Dikatakannya lagi, Kebun Raya Baturraden merupakan tempat konservasi yang menyimpan keanekaragaman hayati khas daerah Jawa Tengah. Pelestariannya harus terus dikawal dengan baik dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, dewan perwakilan rakyat daerah, dan tentunya LIPI.



Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI, Didik Widyatmoko mengimbuhkan, Kebun Raya Baturraden adalah salah satu kebun raya yang telah dikelola dengan baik. Keberadaannya sangat membantu konservasi karena tutupan hutan di Jawa hanya tinggal 7 persen saja. “Kebun raya ini semoga menjadi warisan bagi rakyat ke depan untuk menjaga kelestarian alam,” tuturnya.
 
Safrudin, Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Baturraden menjelaskan, Kebun Raya Baturraden telah dirintis sejak 2001. Kebun raya tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LIPI, Perhutani, dan juga pemerintah daerah. “Saat ini, koleksi kebun raya ini sebanyak 773 spesies dengan 3300 spesimen,” ujarnya.

Sekadar diketahui Kebun Raya Baturraden berada di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, berbatasan dengan Lokawisata Baturraden dan Bumi Perkemahan Baturraden. Luas kebun raya itu sekitar 143,5 hektar dan terletak di kawasan Wana Wisata Perum Perhutani yang merupakan perkebunan pinus (Pinus merkusii), dammar (Agathis borneensis), dan rasamala (Altingia excelsa), serta beberapa jenis rotan sebagai sisipan. Kebun Raya Baturraden telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi ex-situ untuk flora pegunungan Jawa. (pwd)



 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Didik Widyatmoko M.Sc.