LIPI Lakukan Pembangunan Fasilitas Riset Besar-besaran

 
 
Cibinong, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat ini tengah melaksanakan pembangunan fasilitas riset secara masif. Pembangunan dilakukan di berbagai pusat penelitian LIPI yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Pembangunan ini merupakan komitmen LIPI dalam upaya meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan riset.
“Sekarang kami sedang melakukan pembangunan besar-besaran di beberapa kampus LIPI, termasuk yang ada di Cibinong, Subang, Karangsambung, dan Bandung,” ujar Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia di Badan Informasi dan Geospasial (BIG) dan LIPI di Kampus Cibinong Science Center LIPI, Kamis (11/2).

Pembangunan fasilitas riset yang tengah berjalan di 198-ha area Cibinong Science Center. Pembangunan meliputi laboratorium nasional bio-engineering, Green House Biodiversitas sebagai pusat koleksi kekayaan hayati, laboratorium lingkungan. Selain itu juga ada laboratorium Biosafety-Level-3 (BSL-3) yang telah dioperasikan sebagai salah satu pusat penelitian penanganan COVID19 di Indonesia.

“Di Cibinong kita tengah melakukan pembangunan besar-besaran. Ada lab bio-engineering nasional, pusat koleksi kekayaan hayati. Ada pula lab lingkungan, dan BSL-3, yang telah menjadi salah satu pusat penelitian penanganan COVID19. Dengan luas ±190 ha, 90% pembangunan di Cibinong dijalankan dengan biaya Surat Berharga Syariah Negara,” jelas Handoko.

Kawasan Cibinong Science Center sendiri saat ini terdapat enam fasilitas riset LIPI yaitu Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek, Cibinong-Science Techno Park, Kebun Raya Cibinong serta Pusat Penelitian: Biologi, Bioteknologi, Biomaterial, dan Limnologi. Kawasan Cibinong Science Center ini didirikan atas inisiasi Presiden Soekarno untuk menjadi pusat riset hayati dan biodiversitas Indonesia. Selain fasilitas-fasilitas penelitian, Cibinong Science Centre juga memiliki kawasan komersial yang diperuntukkan untuk memfasilitasi mitra Industri.

Handoko menjabarkan bahwa pembangunan besar-besaran fasilitas riset LIPI saat ini juga tengah dilakukan di berbagai pusat penelitian LIPI yang ada di berbagai daerah, di antaranya pembangunan Kawasan Geodiversitas di Karangsambung, Laboratorium Teknologi Tepat Guna di Subang, dan Pembangunan fasilitas infrastruktur BASICS di Bandung.

Selanjutnya, Handoko menekankan bahwa seluruh penelitian yang dilakukan LIPI bukan hanya untuk menjalankan fungsi konservasi. “Penelitian LIPI juga bertujuan meningkatkan nilai ekonomi nasional dan menjaga hak kekayaan intelektual,” tegasnya.

“Kami bukan hanya menjalankan fungsi konservasi, justru kita mengembangkan bagaimana biodiversitas Indonesia bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Kita ingin pula meningkatkan kekayaan intelektual,” terang Handoko.

Dalam kesempatan yang sama, Sugeng Suparwoto Ketua Komisi VII DPR RI menyatakan apresiasinya atas kinerja lembaga riset. Menurutnya, riset merupakan komponen penting dalam upaya memajukan bangsan dan negara. “Betapa pentingnya BIG dan LIPI secara keseluruhan dalam konteks riset dan inovasi. Bangsa yang besar sangat tergantung dengan risetnya.” tuturnya. (iz/ ed: drs)

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 575