LIPI Tekankan Interaksi antara Pelaku Iptek dan Mitra untuk Merespon Era Industri 4.0

 
 
Lampung, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) harus memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi terhadap dinamika perubahan sehingga senantiasa mampu meningkatkan kualitas dan manfaat teknologi hasil penelitian terhadap peningkatan daya saing masyarakat. “Untuk itu, LIPI berkomitmen untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Plt. Kepala LIPI, Bambang Subiyanto saat membuka Rapat Kerja Wakil Kepala dan Kedeputian Bidang Jasa Ilmiah LIPI tahun 2018 di Kota Lampung, Selasa (27/3/2018).
 
Dalam rapat kerja yang bertema “Strategi LIPI dalam meningkatkan pelayanan iptek menghadapi era industri 4.0”, Bambang menjelaskan bahwa LIPI akan menjawab tantangan dengan memperkuat struktur organisasi, tupoksi, dan sumber daya manusia. “Tidak hanya itu, hasil penelitian LIPI harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. LIPI melakukan program diseminasi iptek langsung ke masyarakat pedesaan. Selain itu, LIPI juga berkomitmen untuk bersinergi dengan mitra-mitra di daerah dan melakukan pendampingan teknologi secara berkesinambungan,” paparnya.
 
Dengan juga mengangkat pentingnya aplikasi iptek untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan yang mewakili Pjs. Gubernur Lampung, menekankan bahwa tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) khususnya di Provinsi Lampung, agar mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan global.
 
Mulyadi menjelaskan bahwa secara khusus provinsi Lampung menfokuskan pada pemanfaatan inovasi teknologi untuk untuk memacu produktivitas industri mulai dari pengembangan startup, industri skala kecil hingga besar. Yang juga tak kalah penting adalah meningkatkan ketrampilan angkatan kerja produktif khususnya yang terkait internet-based skills.
 
Kerja sama dengan LIPI diharapkan dapat membantu provinsi Lampung dan para stakeholder untuk melaksanakan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan sesuai dengan potensi daerah untuk meningkatkan daya saing dan inovasi daerah. “Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi kepada LIPI yang telah berperan aktif dan konstruktif dalam proses percepatan pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Mulyadi.
 
Dalam rapat kerja kali ini, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara LIPI dengan Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat. Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito, menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah salah satu contoh bentuk keseriusan LIPI untuk dapat berperan dalam menigkatkan daya saing bangsa melalui penerapan iptek kepada masyarakat. “Kami berharap adanya interaksi antara pelaku iptek dan mitra dalam upaya mengalihkan teknologi ke sektor produksi yang dilakukan secara dinamis di antara para aktor sistem inovasi. Sehingga ke depannya dapat memperkuat ekonomi regional/nasional melalui penerapan iptek,” tutupnya. (dig)

 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.