LIPI dan BATAN Uji Metode Baru Terapi Kanker

 
 
Bandar Lampung, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tengah mengembangkan metode baru terapi kanker melalui teknologi Boron Neutron Capture Technology (BNCT). “Teknologi ini membunuh sel kanker saja  lewat metode terapi radiasi dengan tangkapan neutron dari atom boron terendap di sel kanker sehingga tidak menimbulkan efek samping seperti kemoterapi,” jelas Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Laksana Tri Handoko di sela-sela kegiataan Pekan Teknologi Mineral yang diadakan di Bandar Lampung pada Kamis (9/10) lalu.

Konsorsium riset yang mendapat dukungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendikan Tinggi ini juga menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Barata Indonesia serta Universitas Gadjah mada dan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dari unsur akademisi.

Menurut Handoko teknologi ini baru sedikit di dunia dan baru ada di dua rumah sakit di Jepang. “Kami coba kembangkan di Indonesia supaya bisa diproduksi dengan komponen lokal,” jelasnya. Handoko melanjutkan riset  metode BNCT saat ini masih dalam tahap pembuatan desain kolimator dengan material nikel. Komponen itu berupa sistem optis untuk mengarahkan sinar radiasi yang akan ditembakkan pada sel kanker. “Pembuatan kolimator dilakukan di Balai Penelitian Teknologi Mineral LIPI di Tanjung Bintang, Lampung. Kolimator dibuat dengan material nikel murni kadar 90-95 persen,” papar Handoko.



Ketua Konsorsium Peneliti BNCT BATAN Yohannes Sardjono mengungkapkan terapi  kanker dengan metode BNCT bisa dengan satu kali terapi. “Biayanya diperkirakan Rp 180 juta bagi tiap pasien, lebih murah dibandingkan biaya kemoterapi yang mencapai Rp 350 juta setiap pasien,” jelasnya. Terkait pendanaan, Yohanes menyebutkan riset ini akan mendapat pendanaan dari Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) pada 2018. “Diharapkan pada tahun 2020 sudah bisa dilakukan uji coba di Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.”

Inisiasi metode baru terapi kanker tadi merupakan salah satu bagian Pekan Teknologi Mineral 2017 yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 17 November mendatang. Selain pameran, Pekan Teknologi Mineral akan diisi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti Lomba Cerdas Tangkas Mineral, Perkemahan Ilmiah Remaja Mineral, Lomba Essay, Lomba Animasi, Workshop Guru Bidang Studi Kimia, Focus Grup Discussion Organisasi Profesi Fungsional Peneliti se-Provinsi Lampung, juga Kunjungan Ilmiah. (fza)

 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.