Lembaga Riset Perlu Bidik UKM

 
 
Bandar Lampung, Humas LIPI. Usaha Kecil Menengah (UKM) terbukti mampu bertahan saat Indonesia diterjang krisis moneter 1998. “Salah satu faktor yang membuat ekonomi Indonesia bisa bertahan adalah peran UKM. Lembaga riset perlu membidik pelaku UKM,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto pada kegiataan Pekan Teknologi Mineral yang diadakan di Bandar Lampung pada Kamis (9/10) lalu. “Petakan potensi daerah lalu berdayakan UKM untuk menggerakkan ekonomi lokal,” sambungnya.

Menurut Bambang, antar lembaga riset semestinya jangan dipisah-pisahkan. “Institusi riset yang bergerak di riset dasar dengan yang berada di ranah teknologi terapan mesti berjalan bersama,” ujarnya. Salah satu upayanya melalui skema Science and Technology Park (STP). “STP mematangkan teknologi agar bisa diaplikasikan untuk kegiatan produksi UKM karena hasil riset peneliti di laboratorium tidak semuanya bisa diterapkan secara langsung,” ujar Bambang.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono berharap lembaga-lembaga riset seperti LIPI bisa lebih banyak menerapkan teknologi di daerahnya. “Lampung punya potensi sumber daya alam dengan kualitas dan kuantitas tinggi seperti kopi. Kami memerlukan suatu forum yang bisa mempertemukan antara pihak lembaga penelitian, industri, akademisi, dan pemerintah daerah karena untuk maju diperlukan kebersamaan,” jelasnya. Saat ini Lampung tengah menggalakkan Program Inovasi Daerah untuk peningkatan indeks daya saing. “Tahun ini kami menempati peringkat 14 dari 36 provinsi setelah sebelumnya urutan 25.”

Sejalan dengan Kebijakan Strategis Pembangunan Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, LIPI sebagai pelaksana tugas pemerintah di bidang penelitian dan pengembangan iptek menjadikan satuan-satuan kerja yang berada di daerah sebagai ujung tombak dalam pembangunan daerah berbasis iptek dan inovasi. “LIPI menjadikan iptek dan inovasi untuk memaksimalkan potensi daerah dan memperkuat daya saing wilayah yang bermuara meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Bambang.

Bambang menjelaskan di Lampung LIPI berkiprah melalui Balai Penelitian Teknologi Mineral yang berlokasi di Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan Loka Uji Teknik Penambangan dan Mitigasi Bencana di Liwa, Lampung Barat. “Dua satuan kerja ini fokus pada riset pemanfaatan mineral. Ke depannya cakupan akan dikembangkan lebih luas lagi meliputi bidang pertanian, perkebunan dan energi melalui skema kerjasama dengan berbagai instansi terkait,” tutupnya. (fza)


 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.