Mempelajari Teknik Publikasi Jurnal Ilmiah Internasional Bereputasi

 
 
Cibinong, Humas LIPI.  Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia melalui Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan serta Institute Teknologi Batam (ITEBA) dan Batam Tourism Polytechnic (BTP) dengan komisi VII DPR RI melaksanakan Webinar Workshop Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi Menengah dan Tinggi (17/10). Workshop Jurnal ini bagian dari kegiatan Dapil Komisi VII sebagai mitra kerja LIPI yang diperuntukkan bagi Dosen di ITEBA dan BTP.
 
Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, mengatakan, pandemi ini mengajarkan kita bahwa jarak tidak menjadi masalah, lokasi tidak menjadi masalah yang membedakan kita hanya bagaimana kita mampu menelurkan berbagai kreativitas, inovasi dan invensi yang bisa memberikan konstribusi untuk masyarakat.
 
Handoko menegaskan, LIPI siap memfasilitasi, baik melalui berbagai fasilitas yang ada atau berkolaborasi secara online. “Pandemi ini bsa menjadi opportunity yang harus kita manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kita bekerja lebih baik, lebih efisien dan pada akhirnya bisa memberikan konstribusi untuk bangsa,” ujarnya.
 
Pembina Yayasan Vitka sekaligus pendiri ITEBA dan BTP Asman Abnur, menyatakan bahwa LIPI menjadi sebuah institusi yang banyak menghasilkan karya yang bermanfaat untuk negeri. “Banyak hal yang bisa dikerjasamakan dengan LIPI dimasa mendatang, seperti kerjasama research jurnal internasional. LIPI bisa menjadi motor untuk mengekspos jurnal nasional menjadi  jurnal internasional yang sudah diakui dunia, jadi tidak tergantung pada negara lain,” imbuh Asman. Ia meyakini bahwa Batam tidak hanya menjadi kota industi tapi juga menjadi destinasi pendidikan yang bertaraf nasional.
 
Peneliti Pusat Penelitian Biomaterial LIPI Dede Heri Yulianto mengungkapkan, jurnal internasional bereputasi menengah dan tinggi merupakan terbitan berkala ilmiah yang memenuhi kriteria jurnal internasional, dengan kriteria tambahan terindeks oleh pangkalan data internasional bereputasi, seperti Scopus, Web of Science.
 
Dede menjelaskan, teknik penulisan ilmiah harus diperhatikan agar dapat terbit di jurnal ilmiah internasional  bereputasi menengah dan tinggi. “Membaca sebanyak-banyaknya jurnal terkait bidang kita, pelajari cara menuliskan kalimat-kalimat, mulai dari alur introduction hingga discussion. Pelajari kapasitas data yang tampil dan dimuat dalam artikel tersebut. Perhatikan bagaimana artikel jurnal yang diterbitkan dengan mempelajari istilah baru di bidang kita, khususnya dari artikel-artikel terbaru untuk mencontoh formatnya,” ungkap Dede.
 
Dede juga menjelaskan bahwa  pengelolaan referensi menggunakan mendeley di mulai dari cara menginstal mendeley, menghubungkannya dengan microsoft word, memahami fitur mendeley desktop, mengunduh artikel, membuat sitasi dan daftar pustaka.(dr/ ed: drs)
 
 

Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Dede Heri Yuli Yanto S.Si., M.Agr.
Diakses : 553