Pacu Inovasi, LIPI Beri Penghargaan Bagi Perusahaan Berbasis Iptek

 
 
Bisnis.com, JAKARTA--Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Perkembangan Iptek (Pappiptek) memberikan penganugerahan LIPI Science-Based Industrial Innovation Award (LIPI SBII Award) kepada perusahaan-perusahaan yang menjadikan inovasi berbasis iptek sebagai bagian utama strategi bisnis.

Menurut Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain saat ini persaingan bisnis di Indonesia, baik di pasar lokal maupun internasional menuntut kemampuan inovasi tinggi agar bisa bertahan. Sedangkan di Indonesia kebanyakan inovasi dilakukan pada pengemasan, desain produk, atau cara pemasaran. Sementara itu, inovasi dengan pemanfaatan iptek masih sangat jarang dilakukan. Hal inilah yang melatarbelakangi LIPI untuk memberikan LIPI SBII Award, untuk menggenjot inovasi berbasis iptek.

Dalam mendukung penguatan daya saing bangsa, paradigma inovasi harus diubah dengan menggunakan pendekatan iptek, kata Iskandar dalam sambutannya di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Berdasarkan data yang diperoleh LIPI, pada tahun 2013 di Malaysia investasidari pemerintah sudah mencapai 0,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan Indonesia hanya mencapai 0,09 persen dan baru mencakup industri yang bergerak di bidang manufaktur. Sedangkan nilai ideal Research & Development (R&D) yang diberikan oleh industri swasta yaitu 1 persen dari total penjualan. Namun di Indonesia sendiri masih tergolong sangat kecil yaitu 0,01 persen.

Di Indonesia yang mendekati 1 persen itu hanya Kalbe Farma yang tahun lalu menang LIPI Science-Based Industrial Innovation (LIPI SBII) Award sebesar 0,4 persen, ujar Trina selaku ketua panitia LIPI SBII.

Menurutnya, dengan diadakannya LIPI SBII Award, dapat memberikan masukan bagi pemerintah atau kementerian terkait dengan memberikan kriteria industri yang pantas diberikan insentif untuk mendukung hasil inovasinya yang berbasis iptek.

Selain memberikan insentif kepada industri yang mumpuni dan selalu berinovasi di bidang iptek, pemerintah juga dituntut untuk membuat kebijakan yang pro inovasi.

Kebijakan tersebut harus sampai pada dibentuknya Peraturan Perundang-undangan agar dapat berjalan, tuturnya.

Dengan mendekatkan riset kepada industri, akan lebih mengefisiensikan penelitian agar perkembangan dan inovasi berbasis iptek di Indonesia semakin pesat.

Source : JIBI

Editor : Fajar Sidik
Sumber : Bisnis.com, 30 April 2015

Sivitas Terkait : Iskandar Zulkarnain

Diakses : 680