Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Pupuk Organik Hayati LIPI di Desa Blater

 
 
Purbalingga, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bekerja sama untuk menggelar Diseminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIPI: Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik Hayati, pada Minggu (18/10) di Purbalingga.
 
“Pupuk Organik Hayati atau POH ‘Beyonic’ adalah salah satu produk riset unggulan LIPI yang saat ini sudah dimanfaatkan oleh sekitar 8000 petani,” ucap Sekretaris Utama LIPI, Nur Tri Aries Suestiningtyas, dalam sambutan acara yang hadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah, dan Kepala Desa Blater.
 
 “Kami harap ilmu yang didapatkan dari pelatihan hari ini dapat dimanfaatkan dengan baik, mulai dari pelatihan hingga pemasaran,” imbuh Nur. “LIPI ingin agar petani bisa mengolah sendiri pupuk organik dengan teknologi ini sehingga mereka menjadi mandiri,” tambahnya.
 
Sebagai informasi, Beyonic merupakan singkatan dari beyond bio-organic yang artinya sebagai teknologi untuk menjadikan pupuk organik tidak sekadar sebagai pupuk penyubur tanaman. Pemanfaatan mikroba yang merupakan salah satu kekayaan hayati menjadi alternatif yang harus terus dikembangkan menjadi suatu produk, untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan mengurangi pemakaian pupuk buatan.
 
Sesi pelatihan pembuatan pupuk organic dipandu oleh Teknisi dari Pusat penelitian Biologi LIPI, Entis Sutisna kepada sejumlah warga yang hadir. Pada kesempatan tersebut, LIPI menyerahkan seperangkat mesin produksi Pupuk organik hayati kepada masyarakat melalui Kepala Desa Blater, Purbalingga. (sr, drs/ ed: drs)
 
 
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Entis Sutisna SP.
Diakses : 448