Siapkan Perubahan Organisasi, LIPI Berbenah

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN), Bambang Brodjonegoro, hingga saat ini masih mematangkan formula terbaik agar BRIN dapat mengintegrasikan seluruh riset dari hulu ke hilir.  Sebagai salah satu lembaga yang akan diintegrasikan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) lebih berfokus pada perbaikan di semua lini sebelum BRIN terbentuk. Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, mengatakan pada Foresda Rencana Strategis Anggaran 2020 LIPI, Rabu (5/2) bahwa LIPI akan menghadapi BRIN dengan hal positif. “Kita harus perbaiki dulu apa yang bisa diperbaiki, luruskan apa yang bisa diluruskan, sehingga nanti saat masuk BRIN kita sudah siap,” ujar Handoko.

Belum ada kepastian mengenai konsep BRIN, dan bagaimana status LIPI nantinya terkait BRIN. Kendati demikian, Handoko menyebutkan bahwa LIPI masih tetap akan seperti ini hingga tahun depan. “Satu hal lagi yang bisa saya pastikan tahun ini kita akan tetap seperti ini apapun yang terjadi dengan Perpres. Karena secara administrasi tidak  mungkin tahun ini, segala perubahan pasti berlaku tahun depan,” tambah Handoko. Ia menekankan bahwa perubahan merupakan hal yang biasa dan dapat dilihat sebagai kesempatan yang baik.

Sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk menciptakan kolaborasi antara unsur pemerintah, akademisi dan peneliti, dunia usaha, masyarakat, serta dukungan media massa, LIPI juga melakukan perbaikan di segi organisasi dan pelayanan. "Satuan kerja riset LIPI dapat berfokus pada kegiatan riset saja. Sedangkan untuk kegiatan di luar itu, seperti kerja sama, utilitas, atau kehumasan, dapat dilakukan oleh satuan kerja pelayanan. Hal ini dilakukan agar tercipta sinergi yang baik namun dengan fokus yang kuat<' tutupnya. (sr/ed: drs)


Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 497