“Talk To Scientists” LIPI Raih Penghargaan di Ajang PRIA

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Program Talk to Scientists berhasil meraih predikat Silver Winner pada ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2021. Penghargaan yang diterima LIPI pada Rabu (31/3) kemarin, termasuk dalam kategori lembaga, sub kategori Government Public Relations. PRIA merupakan kompetisi tahunan kehumasan yang dihelat oleh PR Indonesia dan telah dimulai sejak tahun 2016.  

Sekretaris Utama Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) Nur Tri Aries Suestiningtyas menyampaikan apresiasinya terhadap inisiasi tim kehumasan LIPI. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Humas LIPI yang telah menyelenggarakan berbagai platform komunikasi sains, khususnya Talk to Scientists (TTS),” ucapnya. “Saya berharap dengan penghargaan ini akan memacu para sivitas LIPI untuk lebih giat mempromosikan sains,” tambahnya.

Kepala Biro Hukum dan Humas LIPI, Mila Kencana menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan LIPI khususnya  TTS series yang telah berhasil mendapat penghargaan pada ajang PR Indonesia Award (PRIA) 2021. “Tak lupa saya juga ingin menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan PR Indonesia kepada TTS series LIPI,” tuturnya.

Mila juga mengatakan, ekosistem ramah inovasi dan hub kolaborasi nasional dan internasional menjadi kata kunci dalam keberhasilan LIPI mempromosikan dan mengkomunikasikan sains.

Talk to Scientists merupakan kegiatan webinar yang mengedepankan science yang dikemas menjadi series. Setiap seri akan menampilkan tema berbeda yang didukung oleh narasumber yang berkompeten dibidangnya. TTS telah mengangkat bahasan pada berbagai bidang ilmu tercatat bidang hayati, kebumian hingga bidang sosial pernah diangkat pada webinar TTS. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi sehingga dapat memperluas wawasan masyarakat terkait iptek. Untuk itulah TTS diikutsertakan pada ajang PRIA tahun 2021.

Sebagai informasi, Sejak tahun 2017 hingga saat ini minat berbagai instansi untuk mengikuti ajang PRIA semakin meningkat. Tercatat sebanyak 237 entri pada tahun 2017 dan meningkat hampir 100 persen pada tahun 2018 menjadi 453 entri. Pada tahun  2019 terdapat 476 entri yang terus bertambah menjadi 543 pada tahun 2020. Puncaknya pada tahun 2021 ini terdapat 599 entri, sehingga persaingan antar instansi menjadi semakin ketat.

Kali ini PRIA memberikan penghargaan untuk 11 kategori yang diikuti oleh 124 korporasi dan lembaga pemerintah. Di tahun ini peserta kompetisi PRIA meningkat jumlahnya dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurut founder dan CEO PR Indonesia group Asmono Wikan, kompetisi PRIA menjadi saksi betapa banyaknya kreativitas program PR yang lahir selama masa pandemi sehingga menjadi pencapaian yang luar biasa. Dilain sisi kriteria penentuan pemenang PRIA pada tahun ini tidak hanya pada bagusnya program atau konten tetapi juga dinilai berdasarkan output  yang memiliki impact.

PRIA 2021 mengusung tema “komunikasi menyatukan negeri” didukung oleh dewan juri yang sangat berpengalaman dibidang kehumasan dan PR. Beberapa juri yang terlibat adalah Maria Wongsonagoro dan Magdalena Wenas dari PR INDONESIA Gurus, Suharjo Nugroho yang merupakan Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia,  Janette Pinariya yang menjabat sebagai Rektor I Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR serta masih banyak lagi praktisi lainnya.  (eb/ ed: drs)


Sivitas Terkait : Mila Kencana S.IP., M.A.
Diakses : 294