Teknologi Tepat Guna Hindarkan Lembaga Riset dari Sindrom Menara Gading

 
 
Banda Aceh, Humas LIPI. Keberadaan lembaga riset seringkali tidak mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Muncul anggapan kehadirannya seperti menara gading yang tak bisa melihat permasalahan yang tengah dihadapi. “Adanya teknologi tepat guna dan kegiatan riset di daerah akan membantu menghindarkan lembaga riset dari anggapan sebagai menara gading,” ujar Wakil Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto di Banda Aceh pada Senin (10/7) lalu. “LIPI memiliki Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna di Subang, Jawa Barat yang menjadi tempat pelatihan dan pemanfaatan tekonologi tepat guna,” sambungnya.

“Pesan Presiden Joko Widodo sudah jelas. Kerja, kerja, dan kerja. Salah satu kerja LIPI adalah membantu daerah dengan tekonologi untuk meningkatkan potensi produk lokal yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan,” jelasnya. Menurut Bambang, LIPI siap membantu pemerintah daerah sebagai bagian dari tugas LIPI memasyarakatkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas hibah tanah seluas lima hektar di Krueng Raya, Sabang untuk pembangunan stasiun penelitian oseanografi. “Selama ini stasiun osenaografi LIPI sebagian besar berada di kawasan Timur, keberadaan stasiun di Sabang ini penting untuk riset kelautan di wilayah Barat yang strategis karena berada di jalur selat Malaka,” ujarnya.

Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Aceh, Zulkiflisyah, mengungkapkan institusi riset di daerahnya saat ini baru berada di tingkat eselon tiga. “Perlu pembentukan badan daerah yang fokus pada fungsi penelitian dan pengembangan,” ungkapnya. Pihaknya berharap kerjasama dengan LIPI yang sudah terjalin sejak tahun 2016 dapat menghasilkan peneliti andal dan produk riset strategis untuk mengurangi ketimpangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

Sebagai salah satu bentuk implementasi nota kesepahaman tadi LIPI dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Aceh menyelenggarakan Workshop Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pemerintah Aceh yang diikuti oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah se-kabupaten dan kota di provinsi Aceh pada Senin-Selasa (10-11/7) lalu. (fza/ed: isr) 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.