Tidak Sekadar Pintar, LIPI Saring CPNS Berkarakter

 
 

Jakarta, Humas LIPI. Proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2020 sudah dibuka sejak 11 November 2019. Kini proses pendaftaran sudah mencapai tahap tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Tahun ini LIPI banyak membuka pendaftaran untuk posisi peneliti dengan Pendidikan S3. Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Heru Santoso, menyatakan hal ini dilakukan agar CPNS yang masuk sudah siap untuk melakukan riset. 


“Kita ingin CPNS peneliti yang masuk sudah berpengalaman sehingga langsung siap untuk membangun empowerment research agar ada inovasi baru untuk Indonesia,” ujar Heru.


Proses seleksi CPNS LIPI 2020 terdiri dari beberapa tahap, yaitu Seleksi Kemampuan Dasar, dan Seleksi Kemampuan Bidang. Guna menyaring CPNS LIPI 2020 yang sesuai kriteria, LIPI mengadakan tes essai dan wawancara pada Tes Kemampuan Bidang.  Pada tes ini lah LIPI menyaring bukan hanya peserta yang pintar saja, namun yang memiliki karakter kuat.


“Kita saring di kompetensi bidang, ada essai dan wawancara. LIPI tidak ingin orang yang bukan cuma pintar, tapi juga memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai LIPI, yaitu integritas, ilmiah, unggul,” tambah Heru. Selain itu wawancara juga dilakukan untuk melihat kemampuan komunikasi teknis, kejujuran, serta komitmen peserta.


Menurut data dari BOSDM LIPI, jumlah peserta yang mendaftar sebagai CPNS LIPI 2020 dan diundang SKD sebanyak 1160 peserta. Heru berharap agar peserta CPNS LIPI 2020 yang lolos akan dapat membantu LIPI sebagai Lembaga penelitian dan pengembangan yang beriringan dengan program Kepala LIPI dan mendukung program presiden.


LIPI telah membuka lowongan jabatan untuk formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 170 formasi yang terbagi dalam 13 jabatan fungsional.


Formasi CPNS LIPI  terdiri dari; 17 formasi Lulusan Terbaik, 2 formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, 4 formasi Disabilitas, 93 formasi Diaspora, dan 54 formasi Umum. Formasi tersebut akan menempati jabatan fungsional sebagai berikut; Peneliti Ahli Muda dengan unit penempatan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (Pusat Penelitian Fisika), Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian (Pusat Penelitian Oseanografi), Deputi Bidang Ilmu Pegetahuan Hayati (Pusat Penelitian Biologi), Analis Anggaran Ahli Pertama, Analis Kebijakan Ahli Pertama, Analis Kepegawaian Ahli Pertama, Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, Auditor Ahli Pertama, Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama, dan Analis Perkebunrayaan Ahli Pertama. (sr/ed:fz).
 



Sivitas Terkait : Dr. Heru Santoso M. App. Sc.
Diakses : 732