Apel Pagi, Pimpinan LIPI Sampaikan Informasi dan Arahan

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Plh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Agus Haryono menyampaikan bahwa apel pagi dilaksanakan merupakan implementasi imbauan MenPANRB No B/ 81/M.KT.00/2021 ‘dalam rangka memelihara dan memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air’. Apel pagi Bersama pimpinan LIPI kali ini dikemas dalam LIPI Town Hall Meeting, pada Senin (2/8).

Dalam arahannya, Plh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyampaikan selama pandemi, sivitas LIPI. kita sebagai ASN dituntut untuk cinta tanah air dan memiliki rasa kebangsaan dan kuat, juga memperkuat implementasi ideologi negara, yaitu pancasila.

Dialog antara pimpinan dengan staf LIPI seperti ini, Agus mengimbau, dilaksanakan satu bulan sekali di tingkat LIPI. “Momen ini cukup efektif untuk koordinasi antara pimpinan dengan staf baik di level satuan ketja, kedeputian, maupun korporat,” ungkapnya. “Dalam pertemuan seperti ini kita bisa menyapa, melihat, dan berkoodinasi dengan staf. Apel pagi tetap bisa dilaksanakan meskipun kita tidak di kantor,” tambahnya.

Informasi dan Arahan Pimpinan

Berdasarkan data Satgas Covid-19 LIPI, Agus menyebutkan, ada 375 sivitas pernah terpapar 226 sudah sembuh , 12 orang meninggal dunia. “Ini merupakan angka yang cukup besar. Untuk itu kita perlu menjaga betul kondisi kesehatan dan tetap menjalankan prokes. Varian Delta, bahkan ada Delta Plus menjadikan kita untuk terus menjalankan prokes, agar sivitas LIPI yang terpapar sarscov-2 tidak ada atau berkurang. Sedangkan perpanjangan PPKM Darurat akan diputuskan hari ini oleh Presiden,” ujar Plh Kepala LIPI.

Ia juga menyebutkan bahwa terkait ketersediaan anggaran, dirinya mengimbau para pimpinan dan sivitas untuk bekerja lebih efisien, produktif, dan inovatif. Dirinya juga mengatakan bahwa peneliti LIPI di Bandung masih ada yang tetap melakukan penelitian. “Sebagian peralatan laboratorium dibawa ke rumah, dengan prosedur peminjaman resmi tentunya. Mohon untuk memerhatikan keamanan di rumah,” terangnya. “Salah satu riset tentang oksigen konsentrator sedang dikembangkan peneliti LIPI sebagai solusi di masa pandemi yang berkepanjangan ini,” sambung Agus.

Pada akhir bulan lalu, Presiden meluncurkan ASN Core Value yang diberi nama ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabilitas, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). “Nilai-nilai tersebut diharapkan untuk diterapkan dengan baik agar image di masyarakat bahwa ASN dilihat sebagai profesi yang aman dan tidak ada PHK, berganti dengan ASN Ber AKHLAK,” tegas Agus.

Sekertaris Utama LIPI, Nur Tri Aries Suestiningtyas mengatakan bahwa Town Hall LIPI menjadi suatu kesempatan yang baik untuk saling menyapa dan tetap semangat di masa pandemi ini. Pada kesempatan ini disampaikan bahwa tim sekretariat Utama sudah meluncurkan website PPID dimana seluruh informasi publik bisa didapatkan dan termasuk juga laporan tahunan LIPI 2020.

Sementara itu Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti menyampaikan bahwa kedeputian IPSK LIPI sedang melakukan monitoring dan evaluasi progress dari hasil penelitian-penelitian. “Walaupun bekerja dari rumah, kinerja peneliti dan pejabat fugsional tertentu lain yang ada di lingkungan IPSK LIPI tetap produktif,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Plh. Deputi Jasa Ilmiah LIPI, Dudi Hidayat menyampaikan bahwa akhir tahun ini LIPI akan bergabung dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Mari kita tetap semangat, akan terbuka peluang yang lebih luas khususnya bagi para peneliti,” imbaunya.

Plh. Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Yan Riyanto menyampaikan,  penelitian terkait WGS terus dilakukan setiap hari di fasilitas BSL3 LIPI, tanpa kenal lelah para peneliti melakukan pengujian dan pengembangan vaksin merah putih. (drs, Agn)

Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Yani Ruhyani
Diakses : 396