Indonesia Belum Miliki Data Jumlah Danau dan Sungai yang Akurat

 
 
Malaysia, Humas LIPI. Kepala Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Fauzan Ali menyebutkan, Indonesia saat ini belum memiliki data jumlah danau dan sungai secara tepat. Data yang tersebar di masyarakat pun masih belum jelas dan akurat.
 
“Sekarang ini, data danau dan sungai masih belum ada. Ada yang bilang jumlah danau sekitar 500, ada pula yang berkata sebanyak 800. Kemudian, sungai juga masih belum jelas yang katanya ribuan,” ungkapnya saat sesi diskusi dengan River Engineering and Urban Drainage Research Centre (REDAC) Universiti Sains Malaysia (USM), Kamis (24/11), di Penang, Malaysia.
 
Oleh karena itu, Fauzan bersama tim dari Pusat Penelitian Limnologi akan melaksanaan pendataan danau dan sungai di Indonesia mulai tahun depan. “Kami harapkan rencana pendataan danau dan sungai itu bisa dilakukan segera agar bisa membantu pemetaan riset di Indonesia,” kata Fauzan.
 
Dia menuturkan, data danau dan sungai yang akurat akan membantu proses konservasinya. Sehingga, kelestarian danau dan sungai di Indonesia bisa terjaga baik ke depan.
 
Direktur REDAC USM, Nor Azazi Zakaria mengungkapkan, data danau dan sungai memang diperlukan dalam kegiatan riset perairan darat. Sebab, danau dan sungai erat kaitannya dengan banjir, pencemaran limbah di danau maupun sungai, dan kerusakan perairan lainnya. “Inilah yang menjadi konsen kami dalam riset di REDAC, terutama water security yang terkait dengan food security,” jelasnya.
 
Nor katakan, REDAC melalui risetnya berupaya memberi solusi terhadap permasalahan air dan banjir di Malaysia. Lembaga ini memberikan rekomendasi ke pemerintah untuk solusi persoalan tersebut.
 
Menurutnya, kerjasama dengan Indonesia untuk saling bertukar ilmu pengetahuan perairan darat amat diperlukan. Utamanya untuk memberikan pemecahan masalah air yang terjadi di kedua negara, tutupnya. (pwd/ed:isr)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Ir. Fauzan A. M.Sc.
Diakses : 5457