Kolaborasi Big Data LIPI dan Kementerian Keuangan untuk Edukasi Pajak Berbasis Riset

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Kementerian Keuangan Republik Indonesia  dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyepakati kerja sama edukasi perpajakan kepada masyarakat. Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati dan Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko di Jakarta pada Jum’at (9/11).

“Kerjasama dengan LIPI penting untuk menempatkan penelitian dan kebijakan berbasis data untuk edukasi masyarakat tentang pajak, bukan hanya di sektor perekonomian namun juga untuk instrumen lain,” ujar Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, pajak mempunyai instrumen keadilan, keberpihakan pada kepentingan rakyat, serta memerangi kemisikinan. “Konotasi negative tentang pajak yang selama ini diartikan menarik uang dari rakyat harus dihilangkan dengan memberikan pemahaman berbasis data yang valid tentang manfaat pajak kepada masyarakat,” jelasnya.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mengapresiasi langkah Kementerian Keuangan lewat Direktorat Jenderal Pajak untuk berkolaborasi dengan LIPI. “LIPI mendukung langkah Kementerian Keuangan untuk optimalisasi penerimaan pajak lewat big data riset,” ujar Handoko.

Dirinya mengungkapkan, lewat big data memungkinkan untuk membuat formula mitigasi potensi pajak di setiap area agar peneriman pajak bisa lebih optimal. “LIPI akan mendukung lewat infrastruktur High Performance Computer (HPC) milik LIPI untuk kebutuhan komputasi serta kolaborasi tenaga peneliti LIPI,” ujar Handoko.

Handoko juga mengungkapkan LIPI tengah mengubah pola proses bisnis kegiatan riset. “Semua kawasan dikerjasamakan dengan swasta untuk eduwisata berbasis sains. Bukan profit oriented, namun memberikan kesempatan bagi sektor industri untuk bisa menggunakan aset LIPI sehingga ada keuntungan ke negara dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak,” tutup Handoko. (fza/ed: dig) 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 161