Lewat Jalinan Kerjasama, LIPI Inginkan Hasil Penelitian Terimplementasi Maksimal

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Dalam sepekan terakhir ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah melaksanakan beberapa kali penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pemangku kepentingan, baik Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah (Pemda). Lewat jalinan kerjasama tersebut, institusi riset nasional ini menginginkan agar beragam hasil penelitiannya terimplementasi dan termanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat.
 
Salah satu Nota Kesepahaman kerjasama yang terjalin adalah antara LIPI dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI yang telah ditandatangani pada Selasa (26/9) oleh Pelaksana Tugas Kepala LIPI dan Menteri Pariwisata RI. Nota Kesepahaman itu menyepakati kerjasama di bidang pengembangan pariwisata berbasis iptek.
 
Nota Kesepahaman tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI dengan Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar pada 18 Mei 2017 lalu di Bogor. Perjanjian kerjasama yang disepakati adalah peningkatan kualitas destinasi pariwisata berbasis alam, edukasi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
 
Tak hanya dengan Kemenpar saja, LIPI pun juga berupaya menjalin kerjasama dengan Pemda. Kerjasama yang baru saja terjalin pada Kamis (28/9) adalah dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di sini, kerjasama lebih kearah realisasi hasil-hasil penelitian LIPI agar diaplikasikan untuk pengembangan potensi Sumbawa.



Nota Kesepahaman antara LIPI dengan Pemkab Sumbawa sendiri ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Kepala LIPI dengan Bupati Sumbawa. Penandatanganan ini berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Pelaksana Tugas Kepala LIPI, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, dan Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI 2017 ke Balai Bio Industri Laut, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Lombok, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
 
Dari kedua kerjasama yang telah terjalin tersebut, Kepala LIPI, Bambang Subiyanto mengharapkan agar kerjasama mampu menransfer teknologi dan pengetahuan dari LIPI ke para pemangku kepentingan dan masyarakat. “Lalu,  LIPI diharapkan pula mampu membangun sinergi yang baik dengan para pihak yang menjadi mitra kerjasama, sehingga hasil kerjasama menjadi optimal,” katanya.
 
Jajaki Kerjasama
 
Selain penandatanganan kerjasama yang telah dilaksanakan, LIPI juga aktif menjajaki kerjasama dengan Pemda yang potensial menerapkan hasil penelitian LIPI. Salah satunya adalah kunjungan Pelaksana Tugas Kepala LIPI beserta jajaran terkait ke Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 24 – 26 September 2017.
 
Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan LIPI dan sekaligus penguatan kerja sama LIPI dengan Pemkab Sumba Barat Daya. Kedua pihak secara teknis telah menjalin kerjasama sejak 2015 melalui program Iptekda LIPI. Program Iptekda diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna (Pusbang TTG) LIPI.



Pelaksana Tugas Kepala LIPI mengungkapkan, kunjungan ke Sumba Barat Daya kali ini akan berupaya mengintensifkan transfer iptek kepada masyarakat, khususnya di Desa Kadi Roma dan Desa Kalakikambe. “Sebab, Sumba Barat Daya akan menjadi fokus penelitian LIPI pada 2018-2019 melalui beberapa kegiatan seperti kajian penelitian, diseminasi iptek, dan sebagainya,” tutup Bambang. (Bagian Hukum,mlk,jkw/ed: dnh,pwd)

 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.