LIPI Angkat Potensi Daerah Lewat Transfer Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

 
 
Penajam Paser Utara, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan diseminasi hasil penelitian berupa pembuatan Pupuk Organik hayati (POH) dan budidaya Jati Platinum di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Acara diseminasi yang dihadiri para petani dari masyarakat setempat ini dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala LIPI, Bambang Subiyanto. Anggota Komisi VII DPR RI, Ihwan Datu Adam dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Penajam Paser Utara, Ahmad Usman juga turut hadir dalam diseminasi ini.
 
Dalam sambutannya, Bambang menekankan pentingnya transfer ilmu pengetahuan dan teknologi hasil penelitian LIPI yang bisa menjawab kebutuhan daerah, mengangkat potensi daerah, dan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. “Salah satu contohnya adalah hasil penelitian POH dan Jati Platinum,” katanya pada Kamis (24/8).
 
Dia pun menjelaskan kelebihan POH dan Jati Platinum hasil penelitian LIPI untuk membantu Penajam Paser Utara. POH cair yang berbahan baku mikroba asli Indonesia itu bisa membantu tanaman untuk menyerap hara. Selain itu, POH ini jika diproses sendiri harganya lebih murah bila dibandingkan dengan pupuk organik lainnya, sehingga diharapkan bisa menekan biaya produksi bagi petani. Demikian pula dengan jati yang pada umumnya panen pada umur 60 tahun, namun Jati Platinum hasil penelitian LIPI bisa dipanen pada umur 10 tahun.
 
Secara spesifik, beragam kelebihan POH dan Jati Platinum tersebut masing-masing dipresentasikan para pakar dari LIPI. Untuk POH, dipresentasikan oleh Sarjiya Antonius (peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI). Kemudian, Jati Platinum oleh Witjaksono (Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI).
 
Selain kedua hasil penelitian itu, kegiatan diseminasi kali ini juga mempresentasikan tentang pengenalan konservasi oleh Joko Ridho Witono (peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI). Lalu ada pula presentasi tentang peran LIPI untuk daerah oleh Isrard (Kepala Bagian Humas, Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI).



Dalam diseminasi ini, LIPI dan Komisi VII DPR RI membagikan 500 bibit Jati Platinum, 350 bibit Durian Monthong, dan 350 bibit Mangga Gedong Gincu kepada para petani setempat. Selain itu, juga dilakukan praktik pembuatan POH cair dengan harapan agar para petani bisa membuat pupuk sendiri selepas diseminasi transfer teknologi LIPI. (irm/ed: isr)

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.
Diakses : 448