Mobilitas Penduduk di Tengah Globalisasi dan Perubahan Lingkungan

 
 

Mobilitas penduduk internal dalam beberapa tahun terakhir cenderung kurang mendapat perhatian baik oleh pemerintah dan akademis di Indonesia. Padahal belakangan ini fenomena mobilitas penduduk semakin kompleks dan dinamis, terutama karena Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam.

“Kondisi yang rentan bencana alam  berdampak terhadap mobilitas penduduk karena memaksa mereka untuk meninggalkan tempat tinggal, baik sementara maupun permanen. Untuk mengantisipasi keadaan tersebut, pengelolaan migrasi menjadi penting untuk diperhatikan,” ujar peneliti Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mita Noveria, di Jakarta pada Rabu (26/12) lalu.

Ia menjelaskan, perubahan lingkungan berkontribusi terhadap kompleksitas dan dinamika mobilitas penduduk, terutama berkaitan dengan perubahan iklim. "Perubahan iklim yang terjadi mempengaruhi aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari  sehingga mendorong orang untuk melakukan mobilitas, baik permanen maupun non permanen," ungkap Mita. Menurut Mita, hasil penelitian memperlihatkan adanya perubahan pola mobilitas karena perubahan lingkungan dari yang datang secara individu menjadi berkelompok pada saat meninggalkan tempat tinggal dan membuka daerah baru untuk tinggal.

Dirinya menjelaskan, kemajuan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi serta transportasi menyebabkan terjadinya perubahan pola mobilitas penduduk dari permanen ke temporer serta perubahan volume dan intensitas mobilitas.

“Mobilitas tersebut terlihat dari data migrasi risen yang mengalami penurunan dari 5,6 juta di sensus tahun 2000 menjadi 5,4 juta  pada tahun 2010, dan turun menjadi 4,8 juta di tahun 2015,” jelasnya. Merujuk keterangan Badan Pusat Statistik, seseorang dikatakan sebagai migran risen, yaitu apabila provinsi tempat tinggal lima tahun yang lalu berbeda dengan provinsi tempat tinggal sekarang (pada saat pencacahan).


Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dra. Mita Noveria M.A.
Diakses : 484