Nano Bubble, Impulse Magnetizer, hingga Riset Ikan Tuna Tampil di Gelaran Ritech Expo 2018

 
 
Pekanbaru, Humas LIPI. Puluhan hasil atau produk riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) unjuk gigi di ajang pameran Ritech Expo 2018 yang digelar di kompleks Rumah Dinas Gubernur Riau, Pekanbaru, Riau dari Kamis (9/8/2018) hingga Senin (13/8/2018). Pameran yang digelar oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-23 yang bertema “Indonesia untuk Kemandirian Pangan dan Energi”.
 
Dalam pameran Ritech Expo ini, LIPI menampilkan hasil-hasil riset antara lain LIPI Ultrafine Bubble Generator (LUTOR) atau Nano Bubble Generator, teknologi Impulse Magnetizer yang berguna bagi pembuatan produk baterai, produk gudeg kaleng dan juga makanan teknologi kaleng lainnya, sistem deteksi penyakit tanaman berbasis Deep Learning, produk-produk pangan fungsional seperti Pro Barz, Banana Flakes (Bafle), dan lainnya, hingga riset ikan Tuna dari Ambon.

 

 
 
Amirudin, pengunjung dari Universitas Jambi, yang sengaja jauh-jauh ke Ritech Expo dan menyambangi booth LIPI, mengapresiasi positif beragam hasil riset yang ditampilkan LIPI. Dirinya berharap produk ini bisa diterapkan secara masif ke masyarakat. “Jadi, hasil riset atau inovasi itu berguna bagi masyarakat dan bisa dikerjasamakan dengan berbagai pihak seperti kami di universitas,” katanya.
 
Senada, Ahmad, seorang mahasiswa S2 dari Universitas Sumatera Utara berkata bahwa produk riset LIPI ternyata banyak sekali dan tidak hanya yang berteknologi tinggi saja. Setelah melihat berbagai produk riset itu, dia berkeinginan berkolaborasi dengan LIPI untuk pelaksanaan riset dari studinya tentang inovasi ekonomi pembangunan. “Saya berharap bisa berkerjasama dengan LIPI untuk riset saya tersebut,” sambungnya.
 
Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko berharap beragam hasil riset LIPI yang ditampilkan di Ritech Expo kali ini mampu tersosialisasikan dan terasa manfaatnya bagi masyarakat luas. “Kami berupaya agar setiap hasil riset LIPI memberikan dampak dan manfaat positif kepada masyarakat, seperti teknologi Nano Bubble. Teknologi itu sekarang sedang kami terapkan untuk membantu mengurangi bau dan polusi di Kali Item Jakarta,” ungkapnya kepada beberapa rekan media massa di sela-sela kunjungan Ritech Expo, Jumat (10/8/2018).
 
Sementara itu terkait puncak peringatan Hakteknas, Handoko mengatakan bahwa inovasi dari hasil riset ke depan diharapkan dapat termanfaatkan secara baik. Khususnya adalah hasil-hasil riset bidang pangan dan energi. Apalagi kemandirian pangan dan energi dibutuhkan dalam era revolusi industri 4.0.
 
Dalam puncak peringatan Haktenas sendiri, tampak hadir sebagai tamu kehormatan adalah Presiden ke-3 RI Prof. Dr. Ir. B.J. Habibie. Selain itu, ada pula Menristekdikti RI, Gubernur Riau, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Pimpinan Kementerian/Lembaga, dan para pejabat terkait lainnya. Kegiatan ini dihadiri sekitar 2.000 orang tamu undangan.
 
Sekedar informasi, Hakteknas merupakan salah satu hari bersejarah nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus berdasarkan Kepres No. 71/1995. Akar sejarah kebangkitan teknologi nasional berawal dari keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung. Hasil karya anak bangsa ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia mampu mengembangkan jiwa iptek yang inovatif dan berdaya saing.
 
Tujuan peringatan Hakteknas untuk menghargai seluruh komponen bangsa dalam memanfaatkan, menguasai, dan mengembangkan iptek. Selain itu, memberi dorongan untuk terus-menerus untuk membangkitkan daya inovasi dan kreasi guna kesejahteraan serta peradaban unggul bangsa Indonesia. (pwd)

Berikut ini beberapa galeri foto booth LIPI di gelaran Ritech Expo 2018.









 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dwie Irmawaty Gultom S.I.P., M.Si.