Pelaksana Tugas Kepala LIPI Lantik 44 Pejabat Fungsional di Lingkungan LIPI

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto melantik 44 Pejabat Fungsional di Lingkungan LIPI, Jumat (29/9) lalu, di Auditorium Utama LIPI Pusat Jakarta. Adapun Pejabat Fungsional yang dilantik, terdiri dari enam Peneliti Ahli Utama, satu Perekayasa Ahli Utama, lima Peneliti Ahli Muda, satu Analis Kepegawaian Ahli Muda, dan 31 Peneliti Ahli Pertama.

Bambang dalam sambutannya mengungkapkan, pelantikan ini adalah pertama kalinya bagi LIPI untuk jabatan fungsional. “Selama ini yang kita ketahui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hanya untuk pejabat struktural. Mulai sekarang, setiap pegawai yang diangkat dalam sebuah jabatan harus dilantik dan diambil sumpah/janjinya,” ungkap Bambang.
 
Hal ini, lanjut Bambang, merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 yang berlaku sejak tanggal 7 April 2017. Aturan itu menyebutkan bahwa setiap pegawai yang diangkat dalam sebuah jabatan harus dilantik dan diambil sumpah/janjinya, menurut agama atau kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
 
“Peraturan Pemerintah tersebut pun juga diperjelas dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional dan Jabatan Pimpinan Tinggi. Untuk itulah, kita melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji para pejabat fungsional di lingkungan LIPI saat ini,” ujarnya.
 
Sementara kepada para Pejabat Fungsional yang telah dilantik, Bambang berharap setiap sivitas LIPI yang dilantik tersebut agar terus mengasah dan mengembangkan kompetensinya, untuk dapat memberikan hasil kerja yang maksimal, menjalankan tugas jabatan, menjunjung etika jabatan, dan bekerja dengan sebaik-baiknya, dan menjaga integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Terakhir, dia tegaskan bahwa setiap pejabat maupun ASN diharapkan ke depan menjadi semakin profesional. Setidaknya setiap ASN harus berkompeten dan beretika sesuai kompetensi minimal standar dari jabatannya. “Dengan demikian, kinerja setiap ASN akan terukur dengan baik dan memberikan hasil maksimal bagi negara,” tutupnya. (dnh/ed: pwd)



 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Heru Santoso M. App. Sc.
Diakses : 965