Pendidikan Merata dan Berkualitas Kunci Peningkatan Kualitas SDM Iptek

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2017 sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya di bidang iptek. Sebagai kunci utama mewujudkannya, pendidikan yang ada di Indonesia harus merata dan berkualitas.
 
Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain menyoroti bahwa reformasi pendidikan menuju pendidikan yang merata dan berkualitas akan membantu meningkatkan kualitas SDM Iptek yang siap menghadapi beragam tantangan luar biasa, baik dalam skala lokal, nasional mapun global. “Demikian halnya kita di LIPI, kita bisa berkontribusi dalam pemerataan dan peningkatan kualitas SDM iptek yang tercermin pada setiap sivitas LIPI, yang menjunjung tinggi  nilai-nilai LIPI PASTI, yakni Profesional, Adaptive, Scientific Integrity, Team Work dan Innovative,” ungkapnya saat menjadi inspektur upacara peringatan Hardiknas di lapangan LIPI Pusat Jakarta, Selasa (2/5).
 
Lebih mengerucut ke LIPI, Iskandar katakan bahwa SDM LIPI yang berkualitas akan mampu menciptakan beragam inovasi dan teknologi yang berdaya saing industri, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bangsa. “Untuk itu, saya senantiasa mendorong seluruh sivitas LIPI memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi, baik di dalam maupun di luar negeri,” tuturnya.
 
Disamping itu, sambungnya, upaya meningkatkan pendidikan juga bisa melalui pelatihan kompetensi inti sesuai dengan jenjang jabatannya. Hal ini akan meletakkan dasar bagi masa depan LIPI yang memiliki daya saing. Kemudian, branding akan tercermin melalui SDM yang cerdas dan inovatif sesuai nilai-nilai LIPI.
 
Dijelaskan Iskandar, peran LIPI dalam peningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia  terwujud pula dalam tugas dan fungsi lembaga sesuai Rencana Strategis LIPI dalam pembinaan ilmiah masyarakat dan diseminasi iptek.  Pembinaan ilmiah diarahkan pada dua tugas dan fungsi, yakni pembinaan dan pendidikan peneliti di Indonesia.
 
Contoh konkritnya adalah sejak 1967, bersamaan dengan tahun lahirnya, LIPI secara konsisten setiap tahun menyelenggarakan Lomba Kompetisi Ilmiah Remaja (LKIR) bagi siswa SMP dan SMA di seluruh Indonesia. LIPI juga menyelenggarakan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional  bekerja sama dengan pemerintah daerah. Selain itu upaya pengenalan budaya ilmiah dan pemasyarakatan Iptek, LIPI juga aktif melakukan kegiatan LIPI Goes to School dan LIPI Goes to Campus.
 
Lebih lanjut lagi, setiap satuan kerja di lingkunga LIPI juga aktif menerima mahasiswa, baik dalam maupun luar negeri untuk mempelajari dunia penelitian melalui program pemagangan (research internship). Inisiasi LIPI dalam dunia riset dan pendidikan tinggi juga ditunjukkan LIPI melalui pendirian International Centre for Interdisciplinary and Advanced Research (ICIAR).
 
Terakhir, Iskandar menggarisbawahi, Hardiknas adalah milik bangsa Indonesia. “Marilah  benar-benar kita hayati dan amalkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, sehingga dapat menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjalankan beragam upaya dalam meningkatkan pendidikan dan mempersiapkan SDM iptek  Indonesia yang berkualitas secara berkelanjutan,” tutup Iskandar. (pwd/ed: isr)

 

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain
Diakses : 669