Portal ARJUNA untuk Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional

 
 

Jakarta, Humas LIPI. Meningkatnya jumlah publikasi hasil penelitian seharusnya diikuti dengan meningkatnya jurnal ilmiah yang akan menampung Karya Tulis Ilmiah (KTI) para peneliti. Peningkatan tersebut juga seyogyanya berbanding lurus dengan kualitas dan kuantitas KTI yang diterbitkan. Untuk itu diperlukan suatu sistem penilaian akreditasi yang bertujuan untuk menyamakan standar mutu majalah ilmiah yang berkualitas, berpengaruh dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, ada dua lembaga yang melakukan penilaian/akreditasi yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk jurnal ilmiah yang terbit di lingkungan lembaga litbang dan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk jurnal ilmiah yang terbit di lingkungan perguruan tinggi. Akan tetapi, sejak 21 Maret 2018 melalui Peraturan Menristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah, proses akreditasi jurnal ilmiah di Indonesia dilakukan melalui satu pintu yaitu melalui portal akreditasi jurnal ilmiah (ARJUNA) di laman http://arjuna.ristekdikti.go.id/ dan pengelolaannya oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti.

Berkaitan dengan perubahan tersebut, LIPI dan kemenristekdikti menyelenggarakan Sosialisasi Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional di LIPI Jakarta (17/7). Dalam pembukaannya, Laksana Tri Handoko selaku Kepala LIPI menyambut baik proses penggabungan ini. ”Mulai Juni 2018, LIPI tidak lagi melakukan akreditasi jurnal ilmiah bagi lembaga litbang. Seluruh proses akreditasi jurnal ilmiah secara nasional sudah bergabung dan menjadi kewenangan Dikti,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Dimyati selaku Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemristekdikti juga menjelaskan bahwa semua jurnal ilmiah terakreditasi LIPI yang masih berlaku masa akreditasinya akan secara otomatis diakui oleh Kemenristekdikti sampai habis masa berlaku akreditasinya. Kemenristekdikti akan menerbitkan sertifikat baru bagi jurnal ilmiah yang telah diakreditasi oleh LIPI.

Dengan keluarnya Permenristekdikti tersebut ditargetkan dalam waktu dua tahun akan tersedia 7.000 jurnal terakreditasi nasional dan terlaksananya penetapan akreditasi dari setahun dua kali menjadi enam kali. Masa berlaku akreditasi jurnal ilmiah yaitu 5 tahun terhitung sejak nomor terbitan yang diajukan yang bernilai baik; bukan sejak saat ditetapkan. Dalam sosialisasi ini, hadir pula 227 pengelola jurnal ilmiah, baik dari Kementerian/LPNK maupun dari Asosiasi Profesi. (Pusbindiklat/ed: dig)


 


Sumber : Pusbindiklat Peneliti LIPI

Sivitas Terkait : Ratih Retno Wulandari S.Sos, M.Si