Potensi Riset Fauna sebagai Acuan Tren Riset Masa Depan

 
 
Bogor, Humas LIPI. Indonesia merupakan negara kedua yang memiliki keanekaragaman hayati terestrial tertinggi setelah Brasil dan menduduki posisi pertama jika keanekaragaman hayati laut dimasukkan. Kondisi ini menjadi anugerah sekaligus tanggung jawab berat untuk menggali dan menjaga keanekaragaman tersebut. “Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan seluruh sumberdayanya  terus berkomitmen untuk menjaga keanekaragaman hayati  Indonesia”, ujar Kepala LIPI,  Laksana Tri Handoko, di  International Symposium on Indonesian Fauna pada Senin (2/12) di Bogor.
 
Handoko menjelaskan, LIPI memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengambil inisiatif  dan memenuhi tanggung jawab melalui aktivitas riset yang telah dilakukan.  “Dengan dukungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, LIPI berkomitmen dan telah mengalokasikan  anggaran untuk mendukung program pengelolaan keanekaragam hayati, termasuk melengkapi infrastruktur dan fasilitas riset untuk mendukung program riset terintegrasi,” ujar Handoko.
 
Untuk mendorong kolaborasi riset yang lebih optimal, Handoko mengungkapkan LIPI juga akan bersinergi dengan instansi terkait untuk menyederhanakan aturan ijin penelitian. “Peneliti asing tidak perlu merasa takut dengan ijin penelitian baru yang diatur dalam UU Sisnas Iptek, akan ada aturan turunan dalam bentuk Peraturan Pemerintah yang akan mengatur secara teknis dan lebih ramah bagi peneliti”, tambah Handoko.
 
Cahyo Rahmadi selaku Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi menambahkan, hasil penelitian fauna yang telah dilakukan LIPI bersama dengan instansi lain dapat menjadi referensi penting untuk penelitian di masa yang akan datang. Termasuk juga menghasilkan informasi penting sebagai rekomendasi acuan bagi pembuat kebijakan. “Tahun ini kami telah menemukan 42 spesies satwa baru yang berhasil menambah temuan spesies baru LIPI menjadi 533 taksa sejak tahun 1970,” ungkap Cahyo. (sa/ed: fz)
 



 

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Cahyo Rahmadi
Diakses : 189