Sebagai Focal Point Organisasi Internasional, LIPI Dorong Peningkatan Peran Iptek

 
 
Jakarta, Humas LIPI. Selain berperan dalam pengembangan penelitian dan iptek, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga memiliki wewenang sebagai focal point pada berbagai organisasi internasional. Dengan peran sebagai focal point ini, LIPI mendorong peningkatan peran iptek Indonesia di kancah dunia.
 
Iskandar Zulkarnain, Kepala LIPI menyebutkan, peran focal point harus memberikan manfaat konkret bagi LIPI. Tidak hanya memperkuat posisi daya tawar Indonesia dengan pihak asing semata, melainkan menciptakan jejaring sains yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan iptek Indonesia.
 
“Langkahnya melalui peningkatan capacity building Sumber Daya Manusia, transfer of knowledge, peluang kerjasama, hibah penelitian, bantuan peralatan serta aksesibilitas pada pakar, data dan informasi, serta lain sebagainya,” ungkapnya dalam workshop bertajuk Keanggotaan LIPI sebagai Focal Point pada Organisasi Internasional: Evaluasi 2016 dan Rencana Kegiatan 2017 di LIPI Jakarta belum lama ini.
 
Senada, Bambang Subiyanto, Wakil Kepala LIPI menambahkan, keterlibatan LIPI di organisasi internasional dapat memperkuat jejaring keilmuan dan kerja sama. Selain itu, melatih peneliti muda untuk lebih berkiprah di tingkat internasional.
 
Sementara itu, Johar Arifin, Asisten Deputi Bidang Hubungan Internasional, Kedeputian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Sekretariat Kabinet berpesan bahwa setiap keanggotaan Indonesia dalam organisasi internasional  harus didasarkan pada kemanfaatan bagi kepentingan nasional.
 
“Indonesia harus mempertimbangkan kemampuan dan efektivitas penggunaan uang Negara yang dipakai dalam organisasi internasional yang diikuti,” pungkas Johar. (rdi/ed: lyr,pwd)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain