600 Siswa dan Guru Meriahkan PIRN Ke-12 Boyolali

 
 
(Boyolali, 2 Juli 2013 - Humas LIPI). Sebanyak 600 orang siswa dan guru dari 30 provinsi di seluruh Indonesia memeriahkan penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) Ke-12 Tahun 2013 di Asrama Haji Donohudan dan SMA N 1 Ngemplak Boyolali Jawa Tengah. Acara yang terselenggara berkat kerja sama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ini akan berlangsung dari tanggal 30 Juni - 7 Juli 2013.

Kegiatan PIRN ini dibuka secara resmi oleh Kepala LIPI dan Bupati Boyolali, Senin (1/7) kemarin. Kedua belah pihak pun pada kesempatan tersebut menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembinaan ilmiah.

Kepala LIPI, Prof. Dr. Lukman Hakim dalam sambutan mengatakan, perkemahan ilmiah merupakan salah satu kegiatan yang efektif untuk membangun semangat ilmiah para remaja. "Mereka (remaja) melakukan dan mengalami sendiri semua kegiatan ilmiah tersebut dalam suasana belajar yang menyenangkan dan topik penelitian yang relevan dengan kondisi aktual di lingkungan sekitar kita, " ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, lanjutnya, para remaja diberikan pembekalan tentang dasar-dasar metode penelitian, disertai dengan praktik penelitian lapangan yang dibimbing langsung oleh para peneliti LIPI. "Para siswa juga dilatih menulis laporan hasil penelitian dan mempresentasikannya secara ilmiah, " imbuhnya.

Lukman menandaskan, LIPI memberikan komitmen yang serius dalam memajukan ilmu pengetahuan di kalangan generasi muda. Ia sadar bahwa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) merupakan kunci kemajuan bangsa. "Negara yang Iptek-nya lemah, maka lemah pula posisinya dalam percaturan antar bangsa dalam posisi politik, ekonomi, maupun kesejahteraan masyarakatnya, " kata dia.

Kepala LIPI pun berpesan agar kegiatan PIRN bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menimba ilmu. "Jangan pernah merasa sungkan untuk bertanya kepada para mentor. Mereka dengan senang hati akan menjawab semua pertanyaan kalian, karena itulah tujuan dan tugasnya datang ke sini, " tuturnya.

Apresiasi Tinggi

Sementara itu, Drs. Seno Samodro, Bupati Boyolali saat memberikan sambutan sangat mengapresiasi tinggi penyelenggaraan PIRN kali ini dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa dan guru dari seluruh Indonesia ke Boyolali dengan slogan Tersenyum. "Saya sendiri adalah alumni lomba karya ilmiah LIPI. Walaupun tidak menang, akan tetapi apa yang saya dapat sekarang, saya bisa menjadi bupati dan ilmu pengetahuan yang saya dapatkan bisa diterapkan, " tandasnya diiringi tepukan tangan para audience.

Ia berharap para siswa maupun guru yang turut serta kegiatan kali ini bisa mengambil manfaat semaksimal mungkin ilmu penelitian yang diajarkan. Sehingga, setiap hasil riset atau ilmu yang didapat bisa diterapkan saat kembali ke wilayah masing-masing.

Drs. Sutojoyo, M. Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Olah raga (Disdikpora) Kabupaten Boyolali menuturkan bahwa pendanaan kegiatan PIRN berasal dari APBD dan juga dari LIPI. "Kami dari Pemkab pun sudah mempersiapkan acara ini jauh-jauh hari dan harapannya adalah kegiatan bisa berlangsung sukses, " ungkapnya.

Sekedar informasi, kegiatan PIRN saat ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain ceramah umum, pemberian materi metodologi penelitian dan penyusunan proposalnya, penelitian lapangan, penulisan laporan, dan presentasi laporan penelitian. Untuk PIRN Ke-13 tahun 2014 mendatang, tuan rumah penyelenggaraan direncanakan di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara dan calon tuan rumah PIRN berikutnya (PIRN Ke-14) adalah Kota Tasikmalaya Jawa Barat. (pw)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Yusuar

Diakses : 1328