89 Karya Remaja dan Guru Diikutkan pada Kompetisi Ilmiah LIPI

 
 
[JAKARTA] Sebanyak 89 karya ilmiah remaja dan guru se-Indonesia meramaikan empat kompetisi ilmiah yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Jumlah peserta itu, sudah melewati proses seleksi dari 1.833 karya ilmiah yang diajukan.

Empat kategori kompetisi ilmiah itu yakni Lomba Karya Ilmiah Remaja LKIR ke-43, Lomba Kreativitas Ilmiah Guru ke-19, Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) ke-10 dan National Young Inventor Award (NYIA) ke-4.

Kepala LIPI Lukman Hakim mengatakan di sejumlah negara maju di bidang iptek, pembinaan penelitian justru sudah dilakukan sedini mungkin. Bahkan institusi penelitian dan pendidikan formal berafiliasi.

"LIPI pun turut mengembangkan budaya meneliti pada generasi muda dan guru. Untuk membangkitkan budaya penelitian itu LIPI mengadakan kompetisi ilmiah agar Indonesia menjadi negara maju di kancah dunia, " katanya di Jakarta, Senin (3/10).

Senada dengan itu,Kepala Biro Kerja Sama dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) LIPI Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono menyatakan dari tahun ke tahun animo peserta kompetisi ilmiah terus meningkat. Untuk mengakomodasi besarnya animo peserta, tahun ini LIPI membuka pendaftaran kompetisi secara online.

"Dari masing-masing kategori, kompetisi ilmiah terbagi menjadi tiga ilmu pengetahuan yakni, ilmu pengetahuan teknik (rekayasa alat), ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial, " ucapnya.

Karya ilmiah yang terpilih sebagai finalis lanjutnya, sudah diseleksi secara ketat dan harus memenuhi syarat originalitas, sistematika penulisan sesuai kadiah dan bukan jiblakan atau plagiat.

Finalis-finalis tersebut akan diuji melalui presentasi di hadapan 4-6 orang juri per kategori yang berasal dari peneliti LIPI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan dosen sejumlah perguruan tinggi. Rencananya, Selasa (4/10) pengumuman pemenang akan dilakukan.

Para pemenang per kategori selain mendapatkan piala juga uang tunai masing-masing juara 1 Rp 12 juta, juara 2 Rp 10 juta dan juara 3 Rp 8 juta. Selain itu para pemenang yang masuk kategori kompetisi ilmiah internasional, akan diundang ke Amerika Serikat untuk mengikuti Internasional Science and Engineering Fair.

Sejumlah karya siswa SMP, SMA dan guru yang dipamerkan dalam kompetisi ilmiah tersebut di antaranya pemanfaatan vibrasi ponsel bekas layak pakai untuk kontrol pakan ayam via sms, pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak sebagai alat baru mengatasi pencemaran lingkungan dan sepatu bermata dua bagi tuna netra. [R-15]

Suara Pembaruan
Senin, 3 Oktober 2011

Sivitas Terkait : Lukman Hakim

Diakses : 1292