BKKBN AMBIL BAGIAN DI PIRN XII

 
 

BKKBN melalui Kedeputian Pengendalian Penduduk turut serta memperkaya ilmu kependudukan pada Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XII di Asrama Haji Donohudan Boyolali Jawa Tengah Senin 1Juli 2013. PIRN merupakan acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia diperuntukkan bagi para remaja usia SMP dan SMA. Gelaran PIRN XII tahun 2013 ini diikuti oleh 600 anak dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala LIPI Prof. Lukman Hakim M.Sc, Ph.D, Apt. Dalam kata sambutannya, Kepala LIPI mengungkapakan pentingnya penguasaan IPTEK para generasi muda untuk kemajuan sebuah bangsa. Tak terkecuali Indonesia. "Banyak para elite saat ini yang pada masa remajanya merupakan alumni PIRN atau yang pada masa itu dikenal dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah " ucap beliau.

Bupati Boyolali, Drs. Seno Samodro, M.Si hadir secara pribadi guna menyambut kehadiran para peserta. Bupati Boyolali mengamini pernyataan Kepala LIPI. Bupati Kota Susu ini pada saat remajanya juga pernah berpartisipasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan LIPI. Pada akhir sambutannya beliau mengucapakan selamat datang dan selamat menikmati keindahan Kabupaten Boyolali.

Kependudukan sebagai isu penting yang diintegrasikan dalam PIRN XII, disampaikan pada sesi pertama sesudah seremonial pembukaan. Tidak seperti biasanya, bukan para pembicara dari BKKBN yang menyampaiakan materi namun tokoh muda yang kebetulan juga publik figur. Bayu Oktara dan Anastasia mempresentasikan materi kependudukan secara interaktif dan bergaya remaja. Anastasia, psikolog yang juga pemerhati isu kependudukan mengajak para ABG ini bermain untuk menyegarkan suasana. Sedangkan Bayu Oktara, presenter yang berperan dalam Habibie dan Ainun ini mengajak tanya jawab para peneliti muda ini untuk mengupas isu-isu kependudukan yang perlu menjadi perhatian kawula muda. Kedua presenter berbakat ini menjabarkan betapa jumlah penduduk Dunia dan Indonesia sudah pada angka yang sangat tinggi. "Setiap tahun empat juta bayi lahir di Indonesia, itu berarti setiap tahun penduduk Indonesia bertambah sebanyak penduduk Singapura ", kata Bayu. "Itulah mengapa pengaturan kelahiran sangat penting ".

Drs. Eddy N. Hasmi, M. Sc Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan mengatakan bahwa pemilihan dua presenter muda ini memang dimaksudkan agar materi kependudukan yang disampaikan dapat diterima jika dituturkan oleh sesama kaum muda.

PIRN XII yang di dalamnya merupakan serangkaian tahap-tahap lomba karya tulis ilmiah secara teknis dilakukan di beberapa lokasi. Materi Kependudukan bagi Remaja disampaikan di Aula Muzdalifah sedang lomba karya tulis ilmiah secara klasikal diadakan di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Lokasi-lokasi yang disiapkan untuk dijadikan objek penelitian diantaranya, Peternak sapi perah, perajin tembaga, waduk, dan lain sebagainya. Diharapkan dengan diadakannya acara ini, generasi muda dapat mencintai ilmu pengetahuan. Karena gairah mereka akan sains dapat mendongkrak kualitas hidup bangsa Indonesia di masa mendatang. .==tas akie==.
Sumber : BKKBN, 10 Juli 2013

Diakses : 997