Bangun Jejaring Kerjasama Luar Negeri, Solusi Minimnya Dana Penelitian

 
 
Hanoi, Humas LIPI. Anggaran untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia saat ini masih jauh dari angka memadai. Saat ini persentase anggaran untuk kegiatan iptek di Indonesia hanya berkisar 0,08 persen dari produk domestik bruto (PDB). Padahal, rasio anggaran iptek yang memadai, menurut United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO), sebesar 2 persen dari PDB. “Penguatan jejaring kerjasama bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan tersebut,” ujar Dudi Hidayat, peneliti Pusat Penelitian Perkembangan Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) disela-sela ASEAN-European Union Science, Technology, and Innovation Days 2016 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam pada Selasa (10/5) lalu.
 
Menurut Dudi, salah satu pemanfaatan jejaring kerjasama adalah untuk penguatan kompetensi peneliti LIPI. “Partisipasi LIPI dalam forum jejaring kerjasama biregional Uni Eropa dan ASEAN di SEA-EU NET dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pelatihan peneliti, riset bersama, juga kajian kebijakan,” jelas Dudi. Sebagai informasi, LIPI adalah focal point Indonesia untuk SEA-EU NET sejak bulan Maret 2016.
 
Senada dengan Dudi, peneliti Pusat Penelitian Fisika LIPI, Agus Sukarto Wismogroho menyebutkan untuk memajukan dunia penelitian,  Indonesia harus bekerjasama dengan negara yang mempunyai level penguasaan iptek lebih tinggi. “Penekanannya harus ke negara-negara maju. Adanya forum jejaring kerjasama ini akan mempermudah proses tersebut sehingga mendapatkan penguasaan teknologi tinggi sekaligus cepat untuk diimplementasikan ke skala industri,” jelas Agus.
 
ASEAN-European Union Science, Technology, and Innovation Days 2016 sendiri merupakan ajang pertemuan tahunan yang mempertemukan para peneliti, ilmuwan, pembuat kebijakan, perusahaan, dan pemangku kepentingan lainnya dari negara-negara ASEAN dan Uni Eropa yang diinisiasi oleh SEA-EU-NET.
 
Selain berpartisipasi dalam sesi workshop, LIPI juga menampilkan hasil-hasil penelitian di sesi eksibisi. Beberapa hasil penelitian yang ditampilkan antara lain Radar Pengawas Pantai ISRA dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI; produk kosmetik ekstrak bahan alami dan plastik ramah lingkungan dari Pusat Penelitian Kimia LIPI; juga hasil-hasil kegiatan inkubator teknologi dari Pusat Inovasi LIPI. (fza/ed: isr)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas

Sivitas Terkait : Ir. Dudi Hidayat M.Sc.
Diakses : 1711