Biasakan anak berpikir ilmiah

 
 

Pembiasaan berpikir ilmiah mesti sudah ditanamkan sejak anak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Bahkan anak-anak perlu dibawa ke alam yang membawa mereka ke dunia ilmiah sejak di taman kanak-kanak.

Untuk itu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan kegiatan yang menggiring dan mempersiapkan siswa untuk kepentingan ilmiah bagi remaja khususnya bagi siswa-siswa SMP dan SMA sejak tahun 2002. Mereka dipersiapkan untuk menjadi seorang yang berkualitas, kata Deputi ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI,Hery Haryono, Sabtu [26/4].

Menurutnya, kali ini LIPI mengadakan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) yang ke VII yang diselenggarakan di daerah Besuki-Tulungagung Jawa Timur tepatnya di Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 20 sampai dengan 26 April 2008.

Peserta yang datang disambut dengan meriah dan sangat luar biasa oleh panitia dari LIPI terutama dari panitia Ponpes Jawaahrul Hikmah. Mereka sangat bersemangat untuk mengikuti seluruh kegiatan dan anak-anak tekun untuk menyerap semua materi yang diberikan, jelasnya. Peserta yang mengikuti PIRN ke VII, katanya, berasal dari 27 propinsi sebanyak 350 orang yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari masing-masing sekolah. Sepanjang sejarah PIRN ke VII ini yang paling banyak pesertanya dan paling meriah dalam seluruh kegiatan.

Kelihatannya para siswa nampak sangat antusias mengikuti kegiatan, dari jam 7.30 sampai jam 18.00. Tak ada satupun yang merasa lelah atau mengantuk. Hal itu disebabkan semua kegiatan dilakukan secara aktif di dalam mapun di luar ruangan, sehingga mereka terus bergerak melakukan kegiatan.

Menurut Hery, mereka masih asik bekerja sampai jam 2.00 pagi. Mereka bekerja berkelompok, diskusi mengumpulkan data, mengolah data sampai membuat karya tulis ilmiah dan akhirnya siap untuk dipersentasikan.

Sumber : Dradio 103,4 FM (27 April 2008)

Diakses : 662