Ciptakan Remaja Melek Teknologi Kurikulum Pendidikan Perlu Dibenahi

 
 
(Jakarta - Humas LIPI). Langkah awal untuk meningkatkan pemahaman remaja dalam teknologi adalah dengan membenahi kurikulum pendidikan terlebih dahulu. Hal itu diungkap Prof. Dr. Azyumardi Azra, Guru Besar bidang Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dalam workshop Global Village (10/10). Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian dalam Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) XI dan Indonesia Science Expo (ISE) 2015 yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di LIPI Jakarta.

Pendidikan kita perlu direvisi menyeluruh, kurikulum harus disesuaikan agar anak dapat melakukan hal yang mereka sukai, ujar Azra. Ia menganjurkan agar pola pendidikan di Indonesia harus disederhanakan agar mudah dipahami. Revisi kurikulum diarahkan agar pelajar Indonesia punya daya saing terutama bidang teknologi, lanjutnya.

Lebih lanjut Azra mengkhawatirkan pergeseran budaya pada remaja di Indonesia akibat globalisasi. Dalam era seperti ini, seharusnya kita menyiapkan generasi muda untuk terbiasa dengan pendidikan dan budaya, ujarnya. Ia menambahkan bahwa budaya dan pendidikan adalah kunci untuk menjadi bangsa yang cerdas teknologi.

Senada dengan pemikiran Azra, LIPI telah menyelenggarakan Workshop Robotic sebagai upaya menyiapkan generasi paham iptek. Kami mengadakan workshop robotic tujuannya agar remaja khususnya pelajar paham aplikasi teknologi, kata Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI Nur Tri Aries.

Ia mengatakan dalam workshop tersebut pelajar diarahkan untuk merangkai papan pengembangan robotik yang dapat digunakan untuk menyalakan lampu, menyetel musik pada komputer, dan aktivitas lainnya melalui chip Intel-Galileo, suatu mini motherboard yang berfungsi sebagai otak untuk pembuatan aplikasi pada robot, sensor, wearable, hingga Internet of things (IoT).

Melalui workshop ini diharapkan remaja Indonesia mampu mengetahui manfaat teknologi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah kehidupan mereka. Remaja yang melek teknologi pasti akan lebih memiliki daya saing, pungkas Nur di sela-sela sesi workshop robotic yang diikuti sekitar 50 pelajar se-Indonesia. (lyr/ed: yos)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas

Diakses : 2775