Deklarasi Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional XI Tekankan Pentingnya Peran Iptek

 
 
Dinamika sosial, politik dan perkembangan ilmu pengetahuan selalu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 1958 sampai saat ini. Sebagai wadah penguatan ilmu pengetahuan di Indonesia, KIPNAS XI tahun 2015 diharapkan menghasilkan luaran yang fokus, strategis, dan implementatif. Setelah melalui berbagai tahapan pembahasan para ilmuwan, kegiatan empat tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akan menghasilkan deklarasi ilmuwan Indonesia. Deklarasi ini tertuang dalam Deklarasi KIPNAS XI yang akan disampaikan di Auditorium LIPI, Jum at 9 Oktober 2015.

Jakarta, 8 Oktober 2015. Perjalanan panjang penyelenggaraan KIPNAS belum sepenuhnya berdampak besar terhadap perbaikan permasalahan bangsa. Hal ini dikarenakan luaran berupa rekomendasi KIPNAS cenderung masih terabaikan. Namun tahun ini, LIPI bekerjasama dengan Kemenristekdikti ingin menekankan kembali pentingnya pemikiran ilmuwan untuk membangun Indonesia sejahtera melalui penyelenggaraan KIPNAS XI. KIPNAS diikuti 700 peserta dari seluruh Indonesia.

Menurut Kepala LIPI, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, seyogyanya kontribusi ilmu pengetahuan difokuskan sebagai motor utama dalam peningkatan daya saing bangsa. Kita tentu tidak menginginkan adanya kerancuan pemahaman di negara seperti Indonesia. Seperti yang kita lihat, pemegang kebijakan cenderung memilih jalan pintas dengan mereduksi aktifitas ilmu pengetahuan untuk penguatan industri dan ekonomi tanpa melihat proses yang harus dilalui, tegas Iskandar.

Sejak KIPNAS pertama tahun 1958, bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menempatkan kedudukan ilmu pengetahuan menurut kebutuhan zaman, dan menjadi dasar segala usaha negara dan masyarakat. Tantangan ini tidaklah tanpa dasar, jika merujuk keberhasilan banyak negara. Indonesia ke depan adalah Indonesia yang maju, sejahtera, berdaya saing dan mandiri. Pencapaian tujuan pembangunan nasional tersebut, dalam konteks kekinian dan masa depan, mensyaratkan sebuah pendekatan pembangunan yang visioner didukung oleh penguasaaan ilmu pengetahuan, lanjut Iskandar.

KIPNAS XI merupakan momen penting untuk terus memacu perkembangan ilmu pengetahuan di tanah air dan mendorong kontribusi ilmu pengetahuan terhadap pemecahan masalah bangsa. Rekomendasi hasil pelaksanaan KIPNAS ke-XI diharapkan dapat terintegrasi dengan kebijakan pemerintah baru yang meletakkan sembilan program unggulan (Nawacita) Presiden Joko Widodo, imbuh Iskandar yang mengharapkan peran masyarakat dan media untuk turut mengawali implementasi rekomendasi ini di tataran penyusunan kebijakan pemerintah.

Dengan mengambil tema Signifikansi dan Kontribusi Ilmu Pengetahuan bagi Indonesia Sejahtera , KIPNAS diharapkan dapat memecahkan isu-isu strategis abad 21 melalui pendekatan ilmu pengetahuan yang integratif, kooperatif dan lintas disiplin. Melalui empat komisi yakni Ilmu Pengetahuan Alam dan Maritim, Ilmu Pengetahuan Teknik, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan, serta Kesehatan dan Obat, diharapkan menghasilkan rumusan yang implementatif dan mendukung upaya mengejar ketertinggalan dengan negara lain , jelas Deputi Ilmu Pengetahuan Bidang Teknik LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko.

Hadir sebagai pembicara kunci pada Jum at pagi, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan dengan tema Kebijakan Penganggaran untuk Mendorong Perkembangan Iptek, dan Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB dengan tema Peluang Implementasi UU ASN. Selain itu, hadir pula Sekretaris Menteri Bappenas dengan tema Peran Iptek dalam Kebijakan Pembangunan Nasional dan berbagai pembicara ahli lainnya. Sebelum deklarasi, akan digelar sidang lintas komisi dengan pembicara kunci Mr. Anshul Sonak, Direktur Intel Regional Asia Pasific dengan tema Science, Technology & Innovation Looking Ahead. Sebagai informasi, Deklarasi KIPNAS XI akan disampaikan pada Jum at, 9 Oktober 2015 di Auditorium LIPI pada pukul 15.30 WIB.

Keterangan Lebih Lanjut:
-Dr. Laksana Tri Handoko (Deputi IPT LIPI )
-Nur Tri Aries Suestiningtyas, M.A (Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI)

Note/Undangan:
Siaran Pers ini sekaligus UNDANGAN bagi rekan media untuk menghadiri Deklarasi Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional XI pada Jum at, 9 Oktober 2015 di Auditorium LIPI, Jl. Gatot Subroto Kav. 10, Jakarta, pukul 15.30 WIB s.d. selesai.

Penulis: bkhh, msa
Editor: isr, nta

Siaran Pers ini dibuat oleh Humas LIPI

Sivitas Terkait : Laksana Tri Handoko

Diakses : 1644