Enrekang Miliki Komitmen Tinggi Bangun Techno Park Bersama LIPI

 
 
(Enrekang Humas LIPI). Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan memiliki komitmen yang tinggi untuk membangun techno park di wilayahnya bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Komitmen serius tersebut disampaikan oleh Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bandi, M.Pd dalam Workshop Techno Park di Enrekang, Selasa (7/4) lalu.

Pemerintah beserta segenap elemen masyarakat berkomitmen akan mendukung dan memanfaatkan pembangunan tecno park ini untuk kemajuan perekonomian masyarakat, ungkapnya.

Setelah dibangunnya Kebun Raya Massenrempulu Enrekang yang telah dimulai pada tahun 2007 silam, Techno Park Enrekang akan dibangun dalam satu kawasan dengan kebun raya yang memiliki luas sekitar 200 hektar tersebut, sambungnya.

Karena wilayah Kebun Raya Enrekang merupakan poros wisata Makassar-Tana Toraja, pembangunan techno park dalam kawasan yang sama akan sangat tepat untuk menghidupkan perekonomian masyarakat, kata Muslimin.

Perekonomian akan tumbuh dengan program alih teknologi bantuan LIPI dan 1 Desa, 1 Produk yang telah dicanangkan, lanjutnya. Ahli teknologi itu berupa pembibitan sapi unggul, pupuk organik, pengawetan hasil-hasil pertanian, dan lain sebagainya.

Sedangkan, program 1 Desa, 1 Produk akan membantu pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat dan mempercepat pembangunan Enrekang, imbuhnya.

Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI Prof. Dr. Enny Sudarmonowati menyampaikan apresiasi atas komitmen serius Enrekang untuk mewujudkan pembangunan techno park di daerahnya.

Walaupun dana yang tersedia tidak banyak, pembangunan techno park ini diharapkan menarik semua pihak agar berkontribusi dan mengambil peran dalam pembangunan serta pengembangannya ke depan, ujarnya.

Enny menegaskan bahwa techno park tidak lagi mengusung kegiatan penelitian, melainkan aplikasi hasil-hasil penelitian. Beberapa pihak mungkin salah mengartikan sebelumnya. Sebab, techno park sebenarnya menjadi tempat di-deliver-nya hasil-hasil penelitian yang sudah dihilirisasi sehingga bisa langsung diaplikasikan oleh masyarakat, jelasnya.

Model Percontohan

Di sisi lain, Enny sendiri mengharapkan Enrekang bisa menjadi model percontohan bagi pembangunan techno park di wilayah lainnya. Techno park yang berada di bawah binaan LIPI seperti Enrekang akan mengusung konsep bioresource. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang terbilang khas di wilayah Enrekang, konsep tersebut amatlah tepat, tegas Enny.

Dia menjelaskan konsep bioresource di Techno Park Enrekang akan didukung dengan pembangunan taman pendidikan dan pelatihan (Eco Edutainment Park). Techno Park Enrekang direncanakan akan dibagi ke dalam tiga cluster yang meliputi cluster pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan sapi potong, dan peternakan sapi perah, katanya.

Sementara itu, Enny menjelaskan secara umum bahwa pembangunan techno park merupakan salah satu program Presiden Jokowi yang tercantum dalam Nawa Cita. LIPI mendapat amanat untuk membangun satu science techno park dan tujuh techno park di berbagai wilayah Indonesia. Selain Enrekang, LIPI ke depan akan membangun enam techno park lain di wilayah Samosir Sumatera Utara, Tasikmalaya Jawa Barat, Mataram Nusa Tenggara Timur, Banyumulek Nusa Tenggara Barat, Ternate, dan Tual Maluku. (msa/ed: pwd)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Enny Sudarmonowati

Diakses : 2139