Generasi Muda Diharap Lahirkan Inovasi-Inovasi

 
 
REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengajak generasi muda mengembangkan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

"Kita menghendaki mereka (generasi muda) mempunyai inovasi-inovasi dan itu dikembangkan sehingga pada saatnya nanti, produk yang dihasilkan dipasarkan di sini, " kata Wakil Kepala LIPI Akmadi Abbas di Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (11/6).

Ia mengatakan hal itu usai pembukaan acara Diseminasi Iptek dan Pembinaan Ilmiah di Andrawina Convention Center, Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong), Purbalingga, yang diikuti siswa dan guru dari berbagai sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan madrasah aliyah.

Oleh karena itu, kata dia, LIPI mengadakan kegiatan bina ilmiah remaja guna memotivasi anak-anak remaja khususnya di Purbalingga untuk berpikiran luas sehingga pada saatnya nanti menjadi regenerasi dari tokoh-tokoh yang ada di kabupaten itu.

Menurut Akhmadi, generasi muda sekarang menghadapi tantangan berat di antaranya pengaruh budaya dan produk luar negeri.

"Kalau kita tidak cegah dengan upaya-upaya khususnya kita di sini terutama dengan memberikan wawasan kepada anak-anak untuk berpikiran pada pola-pola iptek, nanti anak-anak maunya dia sendiri saja dan memanfaatkan hasil-hasil yang berasal dari luar negeri. Kita memang menjadi pasar empuk bagi mereka (produsen dari luar negeri), " katanya.

Terkait hal itu, kata dia, LIPI menghendaki generasi muda melahirkan inovasi-inovasi yang dapat dikembangkan sehingga produk yang dihasilkan nantinya dipasarkan di daerahnya.

"Mereka juga barangkali bisa membantu permasalahan-permasalahan yang ada di sini seperti petani. Kalau dilihat dari produk-produknya oke, sudah meningkat produksinya tetapi bagaimana memasarkan tentu perlu pola-pola lain, " katanya.

Dalam hal ini, Akmadi mencontohkan produk yang dihasilkan petani dijadikan olahan sehingga produk tersebut tidak tergantung pada masa-masa panen saja.

Dengan demikian, kata dia, para remaja sudah harus mulai diberikan semacam tanggung jawab untuk ikut memikirkan permasalahan yang dihadapi masyarakat. "Jadi, sangat penting jika remaja ikut mengembangkan ekonomi kreatif karena masih sangat memungkinkan. Potensi Purbalingga kan cukup banyak dan itu belum diupayakan semaksimal mungkin, " katanya.
Sumber : Republika.co.id, 11 Juni 2015

Sivitas Terkait : Akmadi Abbas

Diakses : 1009