Gunakan WISE-LAND, LIPI Pantau Ancaman Gerakan Tanah di Lahan Kritis

 
 
Pangalengan, Humas LIPI. Tim peneliti gabungan dari Pusat Penelitian Geoteknologi dan Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selama sepekan sejak Selasa (27/4) hingga Rabu (4/5) ini melakukan pemasangan sistem pemantauan gerakan tanah  di kampung Sidamukti dan Babakan Salam, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

“Lereng-lereng di lokasi pemukiman ini mengalami retakan pada tahun lalu. Pemasangan sistem pemantauan ini untuk mendukung kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman pergerakan lereng,” jelas peneliti Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Adrin Tohari dalam keterangan tertulis yang diteirma Humas LIPI pada Senin (2/5) lalu.

Sistem yang bernama LIPI WISE-LAND atau Wireless Sensor Network for Landslide Monitoring ini dilengkapi dengan empat unit tiltmeter, yakni alat untuk mendeteksi perubahan kemiringan permukaan tanah akibat pergerakan lereng.

Selain itu juga terpasang ekstensometer yakni  perangkat elektronika yang berfungsi mengukur parameter pergeseran tanah. “Semua peralatan menggunakan teknologi nirkabel dan mempunyai keunggulan dapat mencakup wilayah pemantauan yang lebih luas,” ujar Adrin.

Menurutnya, LIPI WISE-LAND juga dapat mengirim data secara real time ke server melalui jaringan GSM. “Kami sedang  menjalin kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung untuk pemanfaatan lebih lanjut guna mendukung mitigasi bencana,” tutup Adrin. (Laporan: Adrin Tohari.fza/ed: isr)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat

Sivitas Terkait : Dr. Adrin Tohari
Diakses : 1837