HUT Ke 164, Kebun Raya Cibodas LIPI Luncurkan Taman Gesneriaceae

 
 
Cibodas, Humas LIPI. Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) atau kerap disebut Kebun Raya Cibodas LIPI baru saja merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 164 pada Senin (11/4). Dalam momen ulang tahun tersebut, kebun raya yang terletak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini pun menandainya dengan peluncuran taman tematik baru bernama Taman Gesneriaceae.
 
Taman yang berdiri di lahan seluas 1.000 meter persegi ini hingga saat ini telah mengkoleksi 32 jenis tanaman asli Indonesia dari suku Gesneriaceae. Gesneriaceae  sendiri merupakan suku dari tumbuhan berbunga yang umumnya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. “Melalui taman ini, kami ingin menekankan pentingnya melakukan konservasi dan juga pendidikan keanekaragaman hayati bagi masyarakat,” ujar Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya LIPI, Didik Widyatmoko.
 
Kepala BKT Kebun Raya Cibodas LIPI, Agus Suhatman menambahkan, Taman Gesneriaceae telah diinisiasi sejak tahun 2009. “Saat itu, pembangunan taman dimulai dengan menanam tanaman peneduh,” tuturnya.
 
Kemudian pada tahun 2010, sambungnya, dimulailah pengoleksian tanaman dari Gunung Gede Pangrango. Dan, tahun 2011 baru mengarah pada koleksi dari jenis-jenis yang berasal dari luar Gunung Gede Pangrango. “Konsep Taman Gesneriaceae ini adalah melestarikan, mempromosikan, dan meningkatkan pemanfaatan tumbuhan dari suku  gesneriaceae, dan diutamakan tanaman yang berasal dari kawasan Indonesia,” jelasnya.
 
Peneliti BKT Kebun Raya Cibodas LIPI, Wiguna Rahman menyambung bahwa suku Gesneriaceae  tumbuh menjalar dan merambat menghubungkan pohon yang satu dengan yang lainnya, dan ini merupakan ciri hutan tropis.
 
“Hingga saat ini, baik jenis maupun fungsi masih belum banyak terungkap, namun sudah ada yang menggunakan sebagai penawar demam yaitu dari jenis Aeschynanthus Pulcher, serta ada jenis lain yang memiliki zat anti mikroba dan anti fungi dan bisa dijadikan bahan pengawet alami,” ungkapnya. Inilah yang harus digali lebih dalam, sehingga potensi-potensi yang dimiliki suku ini dapat lebih diketahui melalui kegiatan konservasi, imbuh Wiguna.
 
Dikatakannya, saat ini koleksi dari taman tematik gesneriaceae terdiri atas 11 marga yaitu empat asli Indonesia dan tujuh  eksotik, serta 32 jenis. “Beberapa koleksi unik yang terdapat di taman ini yaitu marga Liebigia (Liebigia barbata, Liebigia limans, Liebigia polyneura, Liebigia glabra) yang merupakan endemik Indonesia,” ujarnya. 
 
Selain itu, ada pula Aeschynanthus burtii yang merupakan endemik dari Sulawesi dan Aeschynanthus arfakensis yang merupakan endemik dari Papua, sambungnya. “Kendala dalam pengkoleksian hingga sekarang adalah beberapa habitat yang belum bisa disamakan dengan aslinya, namun kami optimis bisa mencari solusi kendala itu,” pungkas Wiguna. (msa/ed: pwd)

Sumber foto: Kebun Raya Cibodas LIPI (Trisno Utomo)

Sumber : Biro Kerja sama, Hukum, dan Humas

Sivitas Terkait : Agus Suhatman M.P.
Diakses : 1415