Inilah Berbagai Agenda Nasional LIPI untuk Peringati HUT Ke-48

 
 
(Jakarta Humas LIPI). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Agustus mendatang akan genap berusia 48 tahun. Untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) tersebut, lembaga riset ini akan menggelar berbagai agenda nasional.

Pertama, LIPI akan melaksanakan pemberian Penghargaan Sarwono Prawirohardjo (LIPI Sarwono Award) dan Sarwono Memorial Lecture (SML). Penghargaan ini diberikan kepada tokoh pemerhati ilmu pengetahuan, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap Prof. Sarwono Prawirohardjo selaku ketua pertama lembaga ini, ujar Kepala LIPI, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, Jumat (5/6) lalu, di Jakarta.

Iskandar melanjutkan, pemberian penghargaan ini merupakan penyelenggaraan ke-14 sejak diselelenggarakan pertama kali pada tahun 2001. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap individu yang memberikan kontribusi dan berpengaruh terhadap perkembangan iptek di bidangnya berupa sumbangsih di dalam kebijakan pelaksanaan iptek yang mewarnai kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi pemerintah, imbuhnya.

Penyeleksian dilakukan dengan memperhatikan beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Pappiptek) LIPI. Beberapa di antaranya yaitu berintegritas tinggi, kontribusi di bidang iptek, dan memberikan motivasi pada masyarakat untuk mengembangkan iptek.

Adapun lecture atau orasi ilmiah diberikan oleh seseorang yang terpilih, mumpuni di bidangnya, baik dari kalangan ilmuwan, maupun dari para praktisi, pakar, dan tokoh masyarakat yang sudah terbukti kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan bagi bangsa dan negara. LIPI Sarwono Award dan SML akan digelar Agustus pada puncak perayaan HUT LIPI yang jatuh setiap 23 Agustus.

Pemikiran Ilmuwan

Selain pemberian penghargaan dan orasi ilmiah, agenda kedua yakni LIPI akan menggelar Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS). Kita harus mengembalikan fungsi KIPNAS sebagai wadah tertinggi ilmuwan untuk mengkomunikasikan perkembangan ilmu pengetahuan dalam mendukung kemajuan bangsa sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1958, ungkap Sekretaris Utama LIPI, Dr. Siti Nuramaliati Prijono.

Menurut peneliti senior LIPI, Prof. Dr. Lukman Hakim, penyelenggaraan KIPNAS ke XI ini memiliki urgensi untuk memberikan sumbangsih positif kepada pemerintahan baru berupa pemikiran-pemikiran para ilmuan sosial dan eksakta serta interdispliner. KIPNAS yang akan diselenggarakan pada Oktober 2015 nanti diharapkan mampu memberikan kemanfaatan terhadap sembilan program Nawacita yang menjadi visi misi pemerintahan baru pimpinan Presiden Joko Widodo, lanjutnya.

Menilik sejarahnya, KIPNAS pertama diinisiasi Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) yang merupakan cikal bakal LIPI pada tahun 1958, dan didukung penuh oleh Bung Karno. Semangat memajukan ilmu pengetahuan untuk kepentingan nasional, perdamaian dan umat manusia harus dinyalakan kembali, tegas Lukman.

Bersamaan dengan itu, LIPI juga akan menggelar agenda ketiga yaitu Indonesia Science Expo (ISE) untuk memamerkan hasil riset dan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh LIPI. Pameran ini diperlukan guna menggugah pemahaman masyarakat akan pentingnya peran edukasi, riset, teknologi dan inovasi dalam pembangunan bangsa, tutur Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI, Nur Tri Ares S. Dalam ISE nanti, LIPI juga akan memberikan apresiasi kepada ilmuwan muda berprestasi sebagai agenda keempat melalui LIPI Young Scientist Award, tutup Nur. (msa/ed: pwd)
Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Iskandar Zulkarnain

Diakses : 1387