Inovasi dan Kualitas Pendidikan Jadi Parameter Pembangunan Negara

 
 
(Jakarta, 26 September 2012 Humas LIPI) Gelar Pameran Kompetisi Ilmiah yang dilaksanakan LIPI selama beberapa tahun adalah bentuk pembinaan dan apresiasi terhadap kegiatan penelitian yang dilakukan remaja dan guru di seluruh Indonesia. Kapasitas inovasi dan kualitas pendidikan menjadi salah satu parameter pembangunan negara . Kita dapat mencontoh penglaman India yang melakukan investasi di bidang sumber daya manusia melalui murahnya biaya pendidikan maupun dukungan penelitian di bidang pasar dan industri dalam negeri, ujar Sekretaris Utama LIPI Dr.Djusman Sajuti pada Penutupan Gelar Pameran Kompetisi Ilmiah Finalis LKIR, LKIG, PPRI dan NYIA tahun 2012 di Auditorium LIPI, Kampus LIPI Gatot Subroto Jakarta, Rabu (26/7).

Menurut Djusman, Gelar Pameran Kompetisi Ilmiah lewat Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), Lomba Karya Ilmiah Guru (LKIG), Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) dan National Young Inventors Award (NYIA) adalah bentuk pembinaan dan apresiasi terhadap kegiatan penelitian yang telah dilakukan oleh guru dan remaja di seluruh Indonesia. Saya ucapkan terima kasih terutama kepada AJB Bumiputera 1912 yang telah berkomitmen untuk melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan yang dimulai dari LKIG tahun 2003 dan dilanjutkan PPRI dan LKIR, .

Sejarah Bumiputera lahir dari tangan guru yang melahirkan para generasi penerus harapan bangsa. Maka kegiatan Corporate Social Responsibility yang dilakukan telah disepakati manajemen perusahaan kepada program-program yang mengarah kepada upaya pencerdasan bangsa, terang Direktur Teknik dan Operasional AJB Bumiputera 1912 Fauzi Arfan, S.Si., FSAI.

Fauzi mengatakan, dunia peneliti dan inovasi karya ilmiah paling jarang dilirik oleh perusahaan lain. Umumnya lebih tertarik untuk member beasiswa atau membangun fisik sekolah yang sifatnya generik. Mengapa Bumiputera melirik para pemilik inovasi karena sebuah negara maju atau tidak sangat ditentukan oleh seberapa inovatif mereka, .

Adapun pemenang Kompetisi Ilmiah LIPI tahun 2012 adalah : Juara I LKIR bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan adalah Tingkat Keberhasilan Kartu Terumbu Karang terhadap Meningkatnya Pengetahuan tentang Ekosistem Terumbu Karang (Jovita Nathania, Maria Christina Yolenta Lestari, Rosinta Handinata dari SMA Tarsisius 1, Jakarta). Bidang Ilmu Pengetahuan Alam yakni Magic Telang Paper Test : Pemanfaatan Ekstrak Citorea ternatea (Bunga Telang) Berpigmen Antosianin Sebagai Bahan Indikator Penguji Zat Formalin dan Boraks dalam Makanan (Hani Devinta Sari, Muhammad Firman Akbar dari SMAN 63 Jakarta). Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa adalah Pengaruh Variasi Jumlah Lapisan dan Orientasi Sudut Anyaman Bambu Komposit sebagai Alternatif Bahan Sungkup Helm Kendaraan Bermotor Roda Dua (Jeffry Wicaksana, Anastasia Thea Wiradinata, Sheren Devina dari SMA Santa Laurensia Serpong).

Juara I LKIG tingkat SD adalah Peningkatan Kemampuan Membaca dan Membuat Denah melalui Media Block Card pada Siswa Tunanetra Kelas I SD di SLB N Semarang Semester II Tahun Pelajaran 2011/2012 (Siti Rachmawati, S.Pd. dari SLBN Semarang).

Tingkat SMP bidang IPSK adalah Penggunaan Kardus dan Bangku Panjang sebagai Media Pembelajaran Melalui Penerapan Metode Inklusi dalam Upaya Peningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Menggantung Siswa Kelas IX-H SMP Negeri 4 Balikpapan (Kasmal, S.Pd. dari SMP Negeri 14 Balikpapan). Tingkat SMP bidang MIPATEK yakni Penggunaan Media Pagertormaku dengan Metode TAI Teknik Cocacola untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Pemfaktoran Persamaan Kuadrat Kelas VIII.B SMPN 2 Karangkobar (Wahyudi, S.Pd.I. dari SMP Negeri 2 Karangkobar, Banjarnegara.

Tingkat SMA bidang IPSK adalah Pembelajaran Al-Qur an dengan Multimedia Interaktif Melalui Strategi PAIKEM untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA 2 SMAN 1 Karangrengah Demak Tahun Pelajaran 2012/2013 (Ahmad Taufik, S.Pd.I. dari SMAN 1 Karangtengah, Demak). Tingkat SMA bidang MIPATEK adalah KIT-Elektrolit Tester sebagai Model Moving Lab. untuk Menyajikan Pembelajaran Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit secara Efektif dan Efisien di Kelas X SMA Negeri 1 Ponorogo (Sudarsono, S.Pd. dari SMA Negeri 1 Ponorogo).

Juara I PPRI bidang IPSK adalah Diskriminasi Pelayanan Publik di Rumah Sakit S (Arief Rachmat Fauzi dari Jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada), bidang IPA yaitu Penggunaan Ekstrak Daun Sirih Hijau dalam Desain Ag Nanopartikel (Dita Floresyona, Muhammad Shidiq dari Program Studi Kimia, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada), bidang IPT adalah Teknik Ekstraksi Zat Antikanker Buah Leunca (S. nigrum) dengan Fluida Superkritis Karbondioksida untuk Produk Kosmetika sebagai Aditif Tabir Surya Alami (Farrel Gunawan, Iwan Gunawan, Reinard Dona Tiono dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya).

Sedangkan, Juara I NYIA adalah Bra Penampung dan Pensteril ASI (Devika Asmi Pandanwangi dari SMAN 6 Yogyakarta).

Hadiah untuk tiga kompetisi (LKIR, LKIG serta PPRI) berupa piala dan uang tunai Juara I sebesar Rp 12 juta, Juara II Rp 10 juta dan Juara III Rp 8 juta. Sementara khusus untuk NYIA, Juara I akan mendapat uang tunai Rp 8 juta, Juara II Rp 6 juta, dan Juara III Rp 4 juta serta medali.

Pemenang LKIR akan diseleksi kembali sebagai kandidat ajang Intel International Science and Engineering Fair (ISEF) di Amerika Serikat tahun depan. Pemenang NYIA juga akan diseleksi kembali sebagai kandidat International Exhibition for Young Inventors di Malaysia.
Sumber : Humas BKPI-LIPI

Sivitas Terkait : Yusuar

Diakses : 2277