Kisah Para Penemu Muda : Begini Jadinya Kalau Tiga Sepatu Dijadikan Satu di Tangan Fitri

 
 

Bermula dari rasa risih karena rak sepatunya yang sudah penuh, Fitri Ainun Nazara (15) menciptakan sepatu 3 in 1. Fitri menjadikan 3 model sepatu dalam satu sepatu. Unik!

"Rak sepatu sudah penuh karena aku punya banyak sepatu. Lalu, aku mikir bagaimana caranya mereka bisa jadi satu, " kata Fitri saat berbincang dengan detikcom, Jumat (29/11/2013) malam.

Sepatu karya Fitri ini menjadi salah satu finalis Young Inventor Award 2013 yang digelar oleh LIPI. Ajang pameran penemu muda Indonesia ini digelar 14-15 November 2013. LIPI setiap tahunnya membuat acara ini untuk menemukan para penemu muda untuk kemudian diikutsertakan di ajang penemu internasional. Selain kategori temuan, ada juga karya ilmiah untuk siswa dan guru.

Tiga model sepatu yang bisa bisa dimiliki dalam sepatu ini yakni selop, sepatu kasual, dan wedges. Untuk menggunakan model selop, bagian belakang sepatu berbahan kanvas ini bisa dilepas karena dihubungkan dengan kancing yang juga memberi aksen trendy.

Sedangkan jika ingin menggunakan model wedges, sepatu ini memiliki hak yang bisa dipasang atau dilepas. Tak perlu khawatir terlepas, karena Fitri memilih perekat velcro yang kuat.

"Nggak akan lepas soalnya kalau dipakai jalan malah tambah lengket. Sudah aku pakai buat supporteran yang loncat-loncat kok dan nggak lepas, " lanjutnya.

Proses desain dan produksi sepatu 3in1 ini hanya memakan waktu selama 10 hari. Siswi kelas X SMAN 6 Yogyakarta ini merancang sendiri model sepatu ini, kemudian menyerahkan pengerjaannya kepada tukang pembuat sepatu.

Biaya yang dikeluarkannya untuk satu sepatu yakni Rp 350 ribu. Gadis yang lahir di Purwakarta, 16 Februari 1998 ini juga mengaku dirinya belum berpikir untuk mematenkan hasil karyanya.

"Kalau dijual sih aku belum tahu ya bakal harga berapa, soalnya nanti aku pingin buat yang modelnya lebih cantik lagi, " kata Fitri.
Sumber : detikNews, 30/11/2013

Diakses : 1577