Kisah Para Penemu Muda : Panci Pintar untuk Bantu Ibu-ibu Agar Masakan Tak Gosong

 
 

Karya dari anak Indonesia tak ada habisnya. Meski sifatnya masih sederhana, namun diyakini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya panci pintar buatan siswa SMP Kristen Petra 5 Surabaya ini.

Penemu muda itu bernama Linus Nara Pradhana. Dia termasuk finalis National Young Inventors Award (NYIA) yang digelar LIPI 14-15 November 2013 lalu. Ini bukan karya pertamanya, sebab sewaktu SD dia juga pernah membuat helm berpendingin yang menarik minat masyarakat luas.

Pembuatan panci ini dilatarbelakangi oleh suasana di dalam rumah ketika sang ibu memasak air. Dia kerap melihat air itu ditinggal saat ada tamu. Ternyata, setelah dicek kembali, air sudah menguap atau bahkan habis.

Karena itu, dia kemudian terpikir membuat sebuah alat yang bisa mendeteksi kematangan sebuah masakan. Terutama dari suhunya.

"Cara kerjanya, kita bagi jadi dua rangkaian yakni penerima atau receiver dan pengirim atau transmitter, " kata Nara saat berbincang dengan detikcom, Jumat (29/11/2013) kemarin.

Rangkaian yang berada di panci berfungsi sebagai pengirim sinyal. Terdapat sensor khusus tahan panas yang akan mengabarkan kepada alat yang dibawa oleh pemilik rumah bila masakan mencapai suhu tertentu. Di alat penerima itu ada kode khusus berupa lampu dan alarm.

"Misalnya kalau suhu sudah 30 derajat celcius warnanya hijau, 70 derajat kuning dan 90 derajat merah. Tapi suhunya bisa diubah-ubah, " terang Nara.

Menurut Nara, rangkaian receiver itu bisa dibawa ke mana-mana karena bentuknya kecil. Sementara transmitter dipasang di atas panci. "Sensor itu sengaja ditaruh di tutupnya karena kalau di bawah bisa rusak. Ini bisa untuk masakan apa saja, " imbuhnya.

Alat ini memiliki kelemahan soal akurasi. Sebab, sensor yang disimpan di atas panci tak bisa membaca dengan tepat kondisi suhu masakan, karena yang terekam adalah uapnya. Meski begitu, Nara menjamin selisihnya tidak akan terlalu jauh. "Paling juga 10 persen, " tutur anak yang kini duduk di kelas IX ini.

Ke depan, Nara masih akan mengembangkan temuan ini. Dia sedang meneliti kemungkinan ada rangkaian yang bisa langsung tersambung dengan listrik sehingga kompor bisa dimatikan dari jarak jauh.

"Tapi ini khusus kompor listrik dulu, " ujarnya.
Sumber : detikNews, 30/11/2013

Diakses : 1260