Kolaborasi Riset Jadi Kunci Penciptaan Ekosistem Iptek

 
 
Semarang, Humas LIPI. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2019. Sebagai pelaksana tugas di bidang penelitian ilmu pengetahuan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ekosistem untuk menunjang peningkatan kualitas SDM ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek ). “Setiap orang saat ini bisa melakukan inovasi. Fokus pembangunan SDM iptek seharusnya ditekankan ke kolaborasi sehingga setiap orang bisa terlibat,” ujar Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko di Semarang, Jawa Tengah pada Jum’at (4/1).

Menurut Handoko, kolaborasi  adalah solusi untuk mengatasi masalah critical mass produk riset yang masih rendah. “Perlu ada mekanisme yang busa memfasilitasi antara pelaku riset, pelaku ekonomi kreatif dan lembaga yang menaungi seperti badan litbang atau perguruan tinggi,” jelasnya. Handoko mengungkapkan, saat ini  LIPI berupaya menjadi hub untuk kegiatan riset serta aktivitas kreatif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kami membuka semua infrastruktur dan SDM peneliti untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.”

Sebanyak 180 laboratorium LIPI di 19 lokasi di 13 provinsi serta satu kapal riset Baruna Jaya VIII adalah sarana dan prasarana riset terbuka untuk masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkaannya dalam portal aplikasi e-Layanan Sains LIPI di https://layanan.lipi.go.id/.

Dirinya menejlaskan, publik akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan riset. “Mulai dari proses penciptaan ide penelitian, pendampingan substansi penelitian, sampai ke aspek legal dan komersial,” pungkasnya. (fza/ed: dig) 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Dr. Laksana Tri Handoko M.Sc.
Diakses : 1779