Komitmen LIPI dan PT Astra International Tbk untuk Konservasi Lingkungan

 
 
Pulau Pramuka, Humas LIPI. Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Zainal Arifin, memberikan  sambutan di pada acara Festival Kampung Berseri Astra "Pulauku Nol Sampah", Minggu (30/6) di Pulau Pramuka, Kab. Kepulauan Seribu. 

Zainal menjadi tamu undangan mewakili LIPI, bersama dengan tamu undangan lainnya yaitu; Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, Kepala Deputi Divisi ESR PT. Astra International Tbk., Diah Suran Febrianti, serta Direktur Perbenihan Tanaman Hutan pada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung di Jakarta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Mintarjo.   

Pada sambutannya, Zainal berterimakasih kepada pihak PT. Astra International Tbk. yang peduli terhadap kelestarian lingkungan darat dan laut dengan melibatkan masyarakat serta anak-anak. Zainal juga menyampaikan kepada para peserta Jambore Adiwiyata bahwa generasi muda merupakan harapan untuk kelestarian lingkungan hidup di masa depan. 

"Indonesia adalah penghasil sampah nomor 2 di dunia. Oleh karena itu para generasi muda adalah harapan bagi kelestarian lingkungan hidup di masa depan. Pengetahuan mengenai cara melestarikan lingkungan sangat penting diberikan sejak dini," ucap Zainal. 

Selepas memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan melepas keberangkatan karnaval eco-fashion dimana peserta Jambore Adiwiyata berarakan mengenakan kreasi fashion yang terbuat dari sampah plastik. 

Kemudian Zainal bersama dengan perwakilan dari Astra, Bupati Kepulauan Seribu, dan KLHK memotong pita untuk meresmikan Rumah Konservasi Penyu "Pusat Sanctuary Penyu Taman Nasional Kepulauan Seribu". Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Pranakarsa center Astra, Program Konservasi Penanaman Buah Langka Nusantara yang dilakukan oleh Zainal dan tamu undangan lain. 

Dalam rangkaian acara tersebut, Zainal mewakili LIPI menandatangi komitmen pelestaran lingkungan hidup pada papan "Respect for Nature, Responsibility for Nature, Caring for Nature" (Penghargaan pada alam, tanggung jawab pada alam, kepedulian pada alam). Para tamu undangan kemudian melakukan aksi penanaman bibit buah langka Nusantara

Selain itu para tamu undangan secara simbolis melakukan penanaman 1000 tanaman mangrove. Pada rangkaian kegiatan tersebut, para tamu undangan juga melakukan pelepasan tukik (anak penyu) ke laut dengan arahan dari pihak KLHK. (su/ed:fz)

Sivitas Terkait : Dr. Ir. Zainal Arifin M.Sc.