LIPI AKAN LUNCURKAN BUKU PAPUA ROAD MAP

 
 

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Yayasan Tifa akan menyelenggarakan Diskusi dan Peluncuran Buku Papua Road Map bertempat di Hotel Nikko, Jakarta, pada hari Selasa (30/6).

Diskusi dan peluncuran buku tersebut digelar untuk mendorong pemerintah pusat dan daerah di Papua dan Papua Barat, serta aktor-aktor politik dan masyarakat sipil agar bisa memberikan keyakinan dan dukungan, bahwa langkah-langkah terobosan politik bisa diambil serta implementasinya terjaga secara konsisten.

Upaya mengembalikan kepercayaan dan menumbuhkan harapan baru di Papua cukup mendesak, dan langkah tersebut harus dilakukan oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, kata Kepala LIPI Prof. Dr. Umar Anggara Jenie dalam siaran pers Humas LIPI, Senin (29/6).

Sementara itu, peneliti dari Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Dr. Muridan S. Widjojo, yang merupakan penulis dan editor Papua Road Map, menjelaskan pemahaman utuh tentang akar masalah di Papua dan hubungannya dengan eksistensi undang-undang tentang Otonomi Khusus (UU Otsus) sangat dibutuhkan.

Upaya masyarakat sipil dan kemauan politik pemerintah pusat untuk mengambil langkah yang baru dan mendasar dalam mengatasi kebuntuan proses politik penyelelesaian masalah Papua sangat diperlukan, paparnya.

Dr. Adriana Elisabeth, salah satu penulis Papua Road Map yang juga peneliti P2P LIPI menambahkan, UU Otsus di Papua yang diharapkan dapat mengakomodasi tuntutan rakyat Papua ternyata belum dapat direalisasikan. Sementara, proses dan hasil implementasinya terus dipersoalkan oleh kalangan dalam dan luar negeri.

Hal tersebut tampak dalam aksi-aksi politik yang terjadi secara sporadis di Papua yang kadang diwarnai kekerasan terus terjadi, padahal UU Otsus sudah tujuh tahun diberlakukan. Selain Muridan dan Elisabeth, penulis lain yang terlibat adalah Amirudin Al Rahab, Cahyo Pamungkas, dan Rosita Dewi.

Dalam acara tersebut, Wakil Presiden H.M. Jusuf Kalla diharapkan akan hadir sebagai keynote speaker . Beberapa pembicara yang akan hadir antara lain Gubernur Papua Barnabas Suebu, SH, membawakan makalah berjudul Kekuatan dan Kendala Pemerintah Daerah dalam Penyelesaian Konflik Papua .

Anggota Komisi I DPR RI Efendi Choiri dengan makalah Keprihatinan Internasional, Otsus dan Akar-akar Konflik Papua , Kepala Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Prof. Dr. Syamsudin Haris dengan makalah berjudul Demokratisasi, Penyelesaian Konflik Papua dan Integritas NKRI , serta Koordinator Forum Kerjasama LSM se-Papua, Drs. Septer Manufandu dengan makalah Kontribusi Organisasi Masyarakat Sipil dalam Penyelesaian Konflik Papua . (T. Gs/ toeb)

Kominfo (29 Juni 2009)

Diakses : 1868