LIPI Akan Anugerahkan Penghargaan Inovasi Berbasis Iptek

 
 
JAKARTA, (PRLM).- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Perkembangan Iptek (Pappiptek) akan menganugerahkan LIPI Science-Based Industrial Innovation Award (LIPI SBII Award) kepada perusahaan-perusahaan yang menjadikan inovasi berbasis iptek sebagai bagian utama strategi bisnis.

Sebagaimana keterangan pers yang diterima PRLM di Jakarta, Selasa (28/4/2015) disebutkan, dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia menjadi magnet pasar bagi produk luar negeri.

Sebagai konsumen, masyarakat yang memiliki daya beli tinggi dimanjakan oleh produsen-produsen luar. Sebaliknya, produsen-produsen lokal semakin terdesak menghadapi pesaing-pesaing yang memiliki kemampuan modal dan teknologi yang lebih tinggi.

Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain menuturkan, dalam mendukung penguatan daya saing bangsa, paradigma inovasi harus diubah dengan menggunakan pendekatan iptek.

Dijelaskan dia, pada dasarnya, tingkat keberlanjutan keunggulan dalam sebuah kegiatan industri sangat ditentukan oleh kandungan iptek dalam inovasi. LIPI sangat mendukung pengembangan inovasi berbasis iptek melalui penganugerahan LIPI SBII Award bagi kalangan industri, sebagai garda terdepan sistem inovasi nasional.

Melalui pemberian penghargaan ini, LIPI ingin memberikan apresiasi kepada pihak industri yang meningkatkan daya saing dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, ujarnya.

Menurut Iskandar, anugerah ini juga untuk menunjukkan kepada masyarakat dan industri mengenai pentingnya inovasi berbasis pengetahuan sebagai dasar utama peningkatan daya saing nasional.

Pemberian penghargaan sendiri rencananya akan dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) LIPI pada Agustus mendatang.

Adapun perusahaan yang dinominasikan untuk mendapatkan penghargaan tersebut adalah perusahaan lokal dan multinasional yang melakukan kegiatan penelitian ilmiah untuk pengembangan inovasi. Perusahaan tersebut memiliki unit litbang atau secara intensif melakukan penelitian terkait dengan penemuan atau modifikasi teknik/produk yang sudah ada.

Pada bagian lain dijadwalkan, LIPI juga akan menggelar Konferensi Internasional Asian Association of Learning, Innovation, and Co-evolution Studies (ASIALICS) ke 12 dan Forum Nasional Iptek dan Inovasi (Iptekin) ke-5 di Yogyakarta pada 15-17 September 2015.

Konferensi ASIALICS akan menghadirkan para pakar dan peneliti untuk membahas berbagai isu penting iptekin di tingkat pemerintah maupun perusahaan/industri, terutama yang dapat memperbaiki kondisi kebijakan pemerintah atau meningkatkan inovasi dan produktivitas industri.

Kepala Pappiptek LIPI Trina Fizzanty mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan ASIALICS tahun ini adalah untuk menstimulasi pembentukan strategi berbasis pengetahuan bagi pembangunan ekonomi di Asia.

Pada dasarnya kami ingin memunculkan masalah menarik yang terjadi di negara-negara Asia dan perusahaan dan untuk berbagi pengalaman mengenai metodologi, hasil, dan kebijakan analitis, katanya.

Sementara itu, Iptekin merupakan forum komunikasi dan knowledge sharing seputar isu-isu kebijakan, manajemen, dan pengukuran perkembangan iptek nasional dan internasional.(Agus Ibnudin/A-89)
Sumber : Pikiran Rakyat Online, 29 April 2015

Sivitas Terkait : Trina Fizzanty

Diakses : 1049