LIPI Bersama Kabupaten Sigi Sepakati Kerja Sama Pembangunan Kebun Raya Sigi

 
 
Sigi, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menyepakati kerja sama pembangunan Kebun Raya Sigi. Kesepakatan ini tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Plt Kepala LIPI, Bambang Subiyanto bersama dengan Bupati Sigi, Muhammad Irwan Lapata pada Jumat (20/4/2018) di kawasan Kebun Raya Sigi.
 
Kepala LIPI, Bambang Subiyanto mengatakan bahwa kerja sama pembangunan Kebun Raya Sigi merupakan salah satu tugas LIPI untuk mengimplementasikan iptek kepada masyarakat. “Pembangunan kebun raya tersebut adalah salah satu bentuk pembinaan LIPI ke daerah untuk konservasi lingkungan sekaligus penerapan iptek bagi daerah,” katanya.
 
Dia melanjutkan, LIPI sendiri berencana untuk mengembangkan kebun raya di Indonesia sebanyak minimal 47 kebun raya daerah. “Pada saat ini baru terbangun 32 kebun raya daerah, mudah-mudahan Kebun Raya Sigi menjadi yang ke-33,” harap Bambang.
 
Selain itu, dirinya menuturkan, upaya untuk mempercepat implementasi pembangunan Kebun Raya Sigi terus diupayakan. Upaya ini antara lain dengan pembentukan tim lintas sektoral yang melibatkan berbagai satuan kerja di LIPI dan dari pihak Kabupaten Sigi.
 
Bupati Sigi, Muhammad Irwan Lapata, mengharapkan pembangunan Kebun Raya Sigi dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. “Sekitar 75 persen luas wilayah Kabupaten Sigi berupa hutan, yang sebagian besar penduduknya mengantungkan hidupnya pada hutan, maka kehadiran kebun raya diharapkan mengangkat ekonomi masyarakat sekitarnya,” tutur Irwan.
 
Selain itu, diharapkan pula agar LIPI dapat mengembangkan potensi Kabupaten Sigi lainnya. “Iptek sangat diperlukan untuk meningkatkan potensi daerah yang ada, seperti pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Irwan.
 
Sebagai gambaran, Kebun Raya Sigi sendiri akan dibangun di lahan seluas kurang lebih 80 hektar. Kebun raya ini akan dibangun dengan aksesibilitas yang baik, tersedianya sumber air, dan memiliki daya dukung untuk pengembangan kebun raya ke depannya. (agl,dnh/ed: pwd,dig)



 
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI

Sivitas Terkait : Prof.Dr.Ir. Bambang Subiyanto M.Agr.