LIPI Dorong Inovasi Industri Berbasis Riset

 
 
JAKARTA,(PRLM).- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendorong pengembangan industri dengan inovasi berbasis riset. salah satunya dengan pemberian penghargaan terhadap industri melalui LIPI Science-Based Industrial Award (LIPI SBII Award) 2015 pada Rabu (2/9/2015).

"Award ini diharapkan mendorong industri lainnya untuk menjadikan inovasi berbasis riset sebagai bagian utama strategi bisnisnya. Dan juga agar industri membangun sinergi dengan peneliti dan juga perguruan tinggi, " ucap Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain seusai pemberian penghargaan LIPI SBII Award di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Dalam pemberian penghargaan tersebut terdapat 10 finalis perusahaan, dua diantaranya terpilih sebagai pemenang penghargaan yakni PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) untuk kategori Physical science, dan PT Caprifarmindo Laboratories untuk kategori Life Science.

Adapun delapan finalis lainnya yaitu PT. Dua Empat Tujuh (Solusi 247), PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT. Dahana (persero), PT. Pindad (Persero), PT. Tirta Marta, PT. CTECH Labs Edwar Technology, PT. Bio Farma (persero), dan PT. Phapros.

Iskandar menjelaskan, LIPI SBII Award 2015 tersebut merupakan yang kedua kalinya digelar, setelah yang pertama kali digelar pada 2013 lalu.

"Mereka terpilih dari ratusan perusahaan industri yang diseleksi ketat dari berbagai aspek. terutama dalam hal konsistensi perusahaan untuk mengembangkan dan memanfaatkan inovasi berbasi iptek, " katanya.

Dia menuturkan, saat ini kondisi persaingan bisnis saat ini memang menuntut perusahaan untuk memiliki kemampuan berinovasi tinggi agar bisa bertahan. Inovasi yang dimaksud adalah pengembangan hasil riset ataupun penelitian lokal yang dilakukan lembaga riset dan juga perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Pusri terpilih mendapatkan penghargaan karena bertindak sebagai inkubator bagi paten dan hasil-hasil penelitian anak bangsa, dan mengkomersialisasikannya dengan mendirikan anak perusahaan. Sementara PT. Caprifarmindo Laboratories terpilih karena menghasilkan produk vaksin hewan berbasis riset dengan menggunakan isolat virus/bakteri lokal dan energi terbarukan.

Keduanya juga melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga litbang dan perguruan tinggi. (Siska Nirmala/A-147)
Sumber : Pikiran Rakyat Online, 2 September 2015

Sivitas Terkait : Trina Fizzanty

Diakses : 937